Sabtu, 11 April 2026

Ada Pengalihan Arus, Besok Pagi Hindari Jalan Layang Pasupati Kota Bandung

Jalan menuju Paster via Jalan Layang Pasupati dari Jalan PPH Mustofa, bakal dilakukan pengalihan arus pada Kamis (24/2/2022) sekitar pukul 09.00 WIB. 

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Mega Nugraha
Istimewa Humas Syahda
Jalan layang Pasupati yang menjadi salahsatu ikon Kota Bandung bakal berganti nama menjadi Jalan Prof Mochtar Kusumaatmadja. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah setuju usulan nama itu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jalan menuju Paster via Jalan Layang Pasupati dari Jalan PPH Mustofa, bakal dilakukan pengalihan arus lalu lintas pada Kamis (24/2/2022) sekitar pukul 09.00 WIB. 

Pengalihan arus lalu lintas rencananya dilakukan selama 30 menit, karena adanya seremoni peresmian nama Jalan Layang Pasupati jadi Jalan Prof Dr Mochtar Kusumaatmadja. 

"Rekayasa bersifat situasional," ujar Kasat Lantas Polrestabes Bandung AKBP Ariek Indra Sentanu, melalui pesan singkat, Rabu (23/2/2022). 

Ariek mengatakan pihaknya sudah menyiapkan skenario pengalihan arus. Pertama, pengalihan arus dilakukan dengan penutupan Jalan Majapahit, kendaraan yang datang dari arah Jalan Cilamaya dan Jalan Trunojoyo akan diluruskan ke Jalan Diponegoro arah Pusdai. 

Baca juga: Jalan Layang Pasupati Bandung Berganti Nama Jadi Jalan Prof Mochtar Kusumaatmadja

"Jalan Surapati (arah fly over) dan Jalan Sentot Alibasyah (arah Jalan Surapati) ditutup. Arus yang datang dari arah Jalan PHH Mustofa diarahkan ke Jalan Sentot Alibasyah arah (Jalan) Diponegoro," katanya. 

Kendaraan yang datang dari arah Jalan Diponegoro dari arah Pusdai, bakal diluruskan mengarah ke Jalan Trunojoyo. 

Kanit Kamsel Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Asep Kusmana menambahkan, skenario kedua dilakukan dengan menutup Jalan Diponegoro dan Cilamaya. 

"Semua (kendaraan) dari Jalan Cilamaya itu, dibelok kiri kan semua rencananya, itu apabila volume kendaraan padat," ujar Asep. 

Kemudian untuk arus lalu lintas dari arah Pasteur menuju ke Surapati akan normal. Sebab, rencananya akses jalan yang digunakan hanya dari arah Surapati menuju Pasteur. 

"Kalau memang nanti akan ditutup dua-duanya ditutup aja dialihkan ke bawah semuanya (dari Pasteur ke Surapati)," katanya. 

Asep mengatakan rekayasa tersebut dilakukan bersifat situasional dan sementara. Nantinya ketika kegiatan selesai, akses jalan akan normal kembali. 

"Mungkin ada persemian beberapa saat kemudian di normalkan lagi untuk arus," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved