DPRD Kota Bandung Minta PTM Dialihkan Jadi PJJ Lagi Kalau Kasus Harian Covid-19 Capai Angka Ini

DPRD Kota Bandung minta pemkot mempertimbangkan PTM diubah menjadi PPJ lagi Jika kasus Covid-19 harian mencapai 1.000.

Penulis: Tiah SM | Editor: Giri
Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan, meminta Pemkot Bandung untuk mempertimbangkan pengalihan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) jika kasus Covid-19 mengalami peningkatan hingga 1.000 kasus per hari.

"Rapat terbatas dua hari lalu, saya sampaikan terkait kondisi Covid-19 yang terus meningkat kepada pemkot untuk siapkan PJJ. Tapi dari pihak pemkot akan mempeketat protokol kesehatan dulu," ujar Tedy, Jumat (18/2/2022). 

Tedy mengatakan, pihak eksekutif merujuk Inmendagri, bahwa di wilayah dengan PPKM level 3 tetap dimungkinkan melaksanakan PTM terbatas.

Kejadian kasus Covid-19 yang ada di sekolah pun tidak lebih dari satu persen. 

"Dewan tetap minta agar betul-betul dipertimbangkan untuk melindungi anak-anak, PTM dialihkan ke PJJ," ucap dia.

Tedy mengharapkan, orang tua terlibat aktif.

Anak langsung pulang setelah sekolah selesai.

Begitu pun anak-anak dengan usia enam sampai 12 tahun didorong untuk lakukan vaksinasi. 

Tedy mengakui, pihaknya tidak merekomendasikan secara khusus pada Pemkot Bandung untuk dilaksanakan PJJ.

Namun, pihaknya akan terus mengawasi dan melihat tren harian kasus Covid-19. 

Baca juga: TERNYATA, Persib Bandung Punya Rekor Mantap, Tak Pernah Kalah dari Persipura Sejak 2013

"Di hari Rabu (16/2) dan Kamis (17/2) mencapai 1.000 kasus, walaupun mungkin laporan di lapangan BOR masih terkendali, tapi harus ada kehati-hatian saja," ujarnya.

Terkait kualitas PJJ, Tedy mengakui hal itu akan berat.

Namun aspek kesehatan harus menjadi pertimbangan.

Terlebih ada 330 sekolah yang melaksanakan PTM terbatas dengan kapasitas 50 persen. 

"Orang tua juga harus diberi ruang untuk memilih. Orang tua bisa memilih PJJ, kalau ada yang positif (di lingkungan sekolah) dan tentunya dengan memberitahukan pihak sekolah, " ujarnya. (*)

Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved