Ada siswa yang terpapar Covid-19 PTM 50 Persen di SMAN 1 dan SMKN 2 Ciamis Dihentikan Sementara

Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas 50 persen di SMAN 1 Ciamis dan SMKN 2 Ciamis dihentikan sementara menyusul adanya siswa yang terpapar Covid-19.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Giri
freepik
Ilustrasi virus corona - Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas 50 persen di SMAN 1 Ciamis dan SMKN 2 Ciamis dihentikan sementara menyusul adanya siswa yang terpapar Covid-19. 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas 50 persen di SMAN 1 Ciamis dan SMKN 2 Ciamis dihentikan sementara menyusul adanya siswa yang terpapar Covid-19.

“Dalam minggu ini ada dua sekolah yang PTM-nya dihentikan sementara. Masing-masing di SMAN 1 Ciamis dan SMKN 2 Ciamis,” ujar Sekda Ciamis, Tatang, kepada wartawan seusai peletakan batu pertama pembangunan Masjid An Namiroh PC NU Ciamis, Jumat (18/2/2022) sore.

Dari rapat koordinasi (rakor) evaluasi PTM secara virtual pada Jumat siang yang dipimpin Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, ada dua sekolah tingkat SMA yang PTM-nya terpaksa dihentikan sementara.

“Sementara untuk sekolah di bawah binaan Disdik Ciamis seperti SD maupun SMP dan madrasah di bawah binaaan Kemenag Ciamis PTM-nya tetap berjalan secara aman. Tidak ada siswa maupun guru maupun tenaga kependidikannya yang terpapar Covid-19,” katanya.

Di kedua sekolah yang PTM-nya dihentikan sementara tersebut sudah dilakukan penyemprotan desinfektan atau sterilasasi seluruh ruangan.

Juga sudah dilakukan tracing kontak erat.

“Pekan depan, PTM-nya sudah bisa dimulai kembali. Dengan syarat, prokesnya harus dilakukan secara ketat. Tidak hanya di kedua sekolah tersebut, tetapi di seluruh satuan pendidikan di Ciamis yang melaksanakan PTM 50 persen,” ujar Tatang.

Prokes ketat tidak hanya di sekolah, tetapi juga di lingkungan termasuk lingkungan keluarga.

Mengingat kasus Covid-19 di Ciamis saat ini meningkat tajam.

Terpaparnya sejumlah siswa di SMAN 1 Ciamis dan SMKN 2 Ciamis tersebut, menurut Tatang, tidak terjadi di lingkungan sekolah, tetapi di lingkungan keluarga masing-masing, yang kebetulan juga terpapar Covid-19.

Yang bersangkutan saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Agar PTM tetap jalan secara aman, tidak ada pilihan lain kecuali disiplin prokes. Jangan abai dengan protokol kesehatan,” ucapnya. (*)    

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved