Kata Wali Kota Sukabumi soal Keinginan PKL Jalan Harun yang Ingin Difasilitasi Masuk Pasar Pelita

Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, memberikan penjelasan terkait tuntutan para pedagang kaki lima (PKL) Jalan Harun Kabir yang meminta difasiltasi.

Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Giri
Tribun Jabar/Dian Herdiansyah
Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi (baju putih), saat meninjau Pasar Pelita dan penertiban PKL, Rabu (16/2/2022). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, memberikan penjelasan terkait tuntutan para pedagang kaki lima (PKL) Jalan Harun Kabir yang meminta difasiltasi masuk ke Pasar Pelita.

Mereka sebelumnya menjadi "korban" penertiban.

"Sebenarnya pihak pengelola sudah memberikan pengelolaan cukup dengan Rp 6,5 juta. Para PKL silakan masuk dan mendapatkan los atau kunci kios," ujarnya kepada Tribunjabar.id, Rabu (16/2/2022).

Kendati ada yang merasa kesusahan dengan tarif Rp 6,5 juta, Kata Fahmi, silakan untuk berkomunikasi antara PKL dengan pengembang.

"Jangan sampai PKL menganggap mahal, mahal, mahal, tapi enggak komunikasi. Intinya komunikasi, pasti ada solusi," jelas Fahmi.

Di sisi lain, Fahmi juga mengapresiasi kepada para PKL dengan secara sukarela telah membongkar lapaknya tanpa harus ditertibkan oleh petugas.

"Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih sudah bersedia dibongkar sendiri," ucapnya.

Sebelumnya, lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berada di sepanjang Jalan Harun Kabir, Kota Sukabumi, dibongkar secara sukarela, Rabu (16/2/2022).

Pantauan Tribunjabar.id, lapak mulai dibongkar para pemiliknya mulai pukul 08.00 WIB.

Bahkan, terlihat juga para PKL masih tengah sibuk membereskan barang jualannya, karena harus dibongkar lebih awal dari pada harus ditertibkan petugas.

Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, dan Kapolres Sukabumi, Kota AKBP Sy Zainal Abidin, berada di lokasi untuk memastikan berlangsungnya pembongkaran tersebut.

Puluhan petugas gabungan juga disiagakan untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan.

Seorang PKL Harun Kabir, Abdurahma Rifai, mengatakan, pihaknya selaku warga dan PKL mengikuti apa yang diharapkan pemerintah.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved