Beda Gejala Omicron pada Anak-anak dan Dewasa, Anak-anak Lebih Dominan Batuk

Sementara itu pada orang dewasa, memang ada gejala batuk disertai hidung tersumbat, mual, mutah, diare, demam, rasa dingin, dan hilang penciuman.

Editor: Ravianto
KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Ilustrasi Covid-19 Varian Omicron. (KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo) 

TRIBUNJABAR.ID - Dokter spesialis paru, dr Sri Melati Munir Sp.P(K), menjelaskan terdapat perbedaan gejala yang dialami pasien positif Covid-19 varian Omicron anak dan dewasa.

Sri Melati menyebut pada dasarnya gejala Omicron yang dirasakan sama saja.

Baik itu anak-anak maupun dewasa, tetap akan merasakan sakit tenggorokan, batuk, flu dan kelelahan. 

Gejala yang dirasakan pun lebih pada menyerang di saluran pernapasan atas.

"Penularannya tidak membedakan anak-anak, dewasa tua, muda."

"Gejala mirip, semua sama. tidak ada pengaruh umur."

"Hanya saja pada anak-anak batuk lebih dominan dan lebih keras," ungkap Sri Melati, dikutip dari Tribunnews.com, Minggu (13/2/2022). 

Sri Melati menjelaskan ini dikarenakan saluran pernapasan anak lebih kecil.

Baca juga: UPDATE COVID-19, Kemarin Jabar Tertinggi Penambahan Kasus Positif Covid-19, Tambah 110 Ribu

Baca juga: WASPADA, Ini 9 Gejala Omicron yang Biasa Menyerang Orang yang Sudah Divaksin Covid-19, Ada Diare

Sehingga batuk akan terdengar khas sekali, yaitu kering dan kencang. 

Sementara itu pada orang dewasa, memang ada gejala batuk disertai hidung tersumbat, mual, mutah, diare, demam, rasa dingin, dan hilang penciuman.

Mengutip Tribunnews.com, berikut gejala-gejala yang muncul akibat paparan virus Covid-19:

1. Tanpa gejala/asimtomatis

Tidak ditemukan gejala klinis.

2. Gejala Ringan 

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved