Aktivitas Gunung Tangkubanparahu Meningkat, Wisatawan Masih Boleh Berkunjung, Ini Alasannya

Sepinya kunjungan wisatawan ke TWA TWA Gunung Tangkubanparahu itu bukan karena dampak informasi munculnya kepulan asap

tribunjabar/irvan maulana
Kunjungan Wisatawan ke Gunung Tangkubanparahu 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkubanparahu masih tetap dibuka untuk wisatawan.

Pada Sabtu (12/2/2022) Gunung Tangkubanparahu sempat menunjukkan peningkatan aktivitas berupa hembusan gas dari Kawah Ecoma yang berada di dalam Kawah Ratu.

Kepala Bidang Pariwisata pada Disparbud KBB, David Oot, mengatakan, meski ada peningkatan intensitas aktivitas, berdasarkan informasi dari PVMBG, status Gunung Tangkubanparahu masih normal.

"Status masih aman dan normal sehingga pengunjung masih bisa untuk ke sana, tapi harus mematuhi rekomendasi dari pihak terkait," ujarnya saat dihubungi, Senin (14/2/2022).

David mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan di Pos Pengamatan Gunung Api Tangkubanparahu, secara visual memang terjadi perubahan aktivitas di Kawah Ecoma berupa hembusan asap dengan intensitas kuat. 

Gerbang di kawasan wisata Tangkubanparahu.
Gerbang di kawasan wisata Tangkubanparahu. (Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari)

Baca juga: Mengintip Nick Kuipers Habiskan Waktu Liburan dengan Kekasihnya di Gunung Tangkubanparahu

"Saat ini aktivitas Gunung Tangkubanparahu adalah level 1 atau normal. Artinya masih bisa dikunjungi seperti  biasa," kata David.

Direktur Operasional PT Graha Rani Putra Persada (GRPP), pengelola TWA Gunung Tangkubanparahu, Ruslan mengatakan aktivitas pedagang di sekitar Kawah Ratu juga tetap seperti biasanya. 

"Hanya, kunjungan hari ini kondisinya sepi. Sekarang hanya ada beberapa kendaraan wisatawan yang masuk," ucapnya.

Sepinya kunjungan wisatawan itu, ucapnya, bukan karena dampak informasi munculnya kepulan asap, tapi lebih karena sedang PPKM Level 3.

Baca juga: Aktivitas Vulkanik Meningkat, TWA Gunung Tangkubanparahu Masih Tetap Dibuka, Ada Potensi Erupsi?

Adanya PPKM Level 3, ucapnya, memunculkan kekhawatiran dari wisatawan luar daerah soal adanya penyekatan di perbatasan daerah dan aturan ganjil genap. 

"Kunjungan wisatawan lagi sepi karena PPKM Level 3, bukan karena itu (asap). Sekarang ada kendaraan wisatawan masuk, lalu selang 20 menit berikutnya ada lagi," ucapnya.

Bahkan, saat akhir pekan, kata dia, hanya ada 2.000 wisatawan yang masuk ke TWA Tangkubanparahu, padahal biasanya lebih dari jumlah tersebut.

"Gitu kondisinya, sepi. Bahkan weekend paling ada sekitar 2.000 wisatawan, padahal itu biasanya di hari-hari biasa saat normal," kata Ruslan.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved