Status PPKM Level 3 di Bandung Raya Sangat Berimbas Pada Kunjungan Wisatawan di Kawah Putih

Diterapkannya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 di wilayah Bandung Raya, sangat berdampat terhadap tempat wisata.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Giri
Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Suasana Kawah Putih di Kabupaten Bandung pada Minggu (2/1/2022). Setelah Bandung Raya ditetapkan berstatus PPKM level 3, tingkat kunjungan menurun drastis. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Diterapkannya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 di wilayah Bandung Raya, sangat berdampat terhadap tempat wisata di Kabupaten Bandung.

Begitu juga dengan tempat wisata yang menjadi ikon di Bandung selatan, Kawah Putih, sangat terdampak dengan adanya PPKM level 3 meski masih diperbolehkan dibuka.

Penurunan pengunjungnya hingga 50 persen lebih.

Pengelola Kawah Putih, Ari Kurniawan, mengatakan, penerapan PPKM level 3 membuat pengunjung menurun sangat banyak.

"Dari minggu lalu  sudah terasa, baik di weekday dan weekend," ujar Ari, saat dihubungi Tribun Jabar, Minggu (13/2/2022). 

Ari memaparkan, pengunjung di weekend biasa sampai 2.500. Namun sekarang sekitar 1.200 pengunjung.

"Kalau weekday-nya turunnya lebih fantastis. Biasa ada 500-600 pengunjung, sekarang cuma sekitar 200 pengunjung," kata Ari.

Menurut Ari, kondisinya hampir sama saat pertama pembukaan tempat wisata dan di 2020 pas awal adanya pandemi.

Mekipun, kata Ari, kini anak usia 12 tahun diperbolehkan masuk tempat wisata dan tetap menerapkan protokol kesehatan, tapi pengunjung tetap tak banyak.

"Isunya kencang (peningkatan Covid-19). Mungkin pengunjung yang dari Jakarta atau luar kota juga khawatir," kata dia.

Baca juga: Otak Perampasan Nyawa Chef yang Jasadnya Ditemukan di TPU Kober Ternyata Seorang Wanita

Pengunjung yang datang sekarang, kata Ari, didominasi oleh rombongan dengan menggunakan bus dibanding keluarga dengan menggunakan mobil pribadi.

"Hitungan kami karena memang kayak travel sudah terlanjur pesan, jadi wayahna," tuturnya.

Ari menjelaskan, penerapan protokol kesehatan Covid-19 seperti yang dimandatkan Kemenparekraf terus diterapkan, seperti wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Dalam surat edaran, kata Ari, Kawah Putih, ditunjuk jadi 20 lokasi wisata pertama dibuka, dan pihaknya sangat menjaga hal tersebut.

"Harapannya, mudah-mudahan pandemi segera usai, tidak sampai berdampak kepada ekonomi masyarakat karena memang ada ribuan masyarakat sekitar wisata yang bergantung kepada objek wisata," ucapnya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved