VIRAL di Medsos Aksi Kenakalan Remaja di Majalengka, Botol Miras Kerap Ditemukan di Lingkungan SD

Aksi kenakalan remaja terjadi di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, tepatnya di salah satu SD di Desa Buntu, Kecamatan Ligung.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar
Tangkapan layar botol bekas minuman di lingkungan SD yang diunggah warganet. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Aksi kenakalan remaja terjadi di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, tepatnya di salah satu SD di Desa Buntu, Kecamatan Ligung.

Di lembaga pendidikan itu, kerap ditemukan botol bekas minuman yang diduga dilakukan oleh sekelompok remaja.

Fenomena itu diketahui antara lain dari unggahan warganet Dedeh Yulyanti di media sosial (medsos) Facebook.

Dalam unggahan itu Dedeh, yang juga guru di SD itu, mengaku kerap menemukan botol bekas miras di lingkungan sekolah.

"Tiap nyapu di sekolah nemuin botol minuman... tdi pagi malah sama kunci motornya, buat yang merasa kehilangan silakan ambil di saya sekalian kenalan sm yg suka minum2 di sekolah," tulis Dedeh dalam keterangan unggahan fotonya.

Dalam unggahan itu, terlihat botol bekas minuman merk Orang Tua.

Selain itu, ada juga satu buah kunci motor jenis Honda.

Saat dikonfirmasi, Dedeh mengaku mendapatkan botol-botol itu di halaman sekolah.

Namun, posisinya tersembunyi lantaran ditutup dengan menggunakan rerumputan.

Foto-foto diunggah pada Jumat (11/2/2022).

"Ari sonten wengi sok dianggo nongkrong. Tos teu aneh, pedah palay upload sugan wae pelakuna isin (Kalau sore malam suka dipake tempat nongkrong. Udah nggak aneh, tapi pengen upload, siapa tau pelakunya malu)," ujar Dedeh kepada Tribun, Sabtu (12/2/2022).

Salah satu warga Buntu, Dori Shiwi, mengatakan, sejumlah remaja kerap nongkrong di sekitar sekolah itu.

Sayangnya, mereka kerap melakukan perbuatan yang dianggap tidak terpuji, seperti mabuk dan membuat onar.

"Tak ada kegiatan lain, selain ngemil, ngerokok, minum, bahkan sampe merusak lampu manakala mereka mau berbuat seronok," ucapnya.

Dori mengaku, ia kerap mengingatkan para remaja itu.

Namun, tidak ada respons dari para remaja tersebut.

"Saya udah bosen ngasih arahan ke mereka," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved