Minggu, 12 April 2026

Domba Bermata Satu di Garut Sudah Ada yang Menawar, Sang Pemilik Ingin Urus Hingga Besar

Kemunculan domba bermata satu berkelamin jantan gegerkan warga Kampung Kubangsalawe Desa Jagabaya Kabupaten Garut.

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Mega Nugraha
Istimewa
Warga Garut dihebohkan dengan kelahiran seekor domba bermata satu dan tak punya hidung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Sidqi Al Ghifari

 
TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Kemunculan domba bermata satu berkelamin jantan gegerkan warga Kampung Kubangsalawe Desa Jagabaya Kabupaten Garut.

Namun demikian kelahiran domba itu diterima oleh pemiliknya, Hendi. Dia mengaku akan mengurus domba mungil itu hingga besar nanti meski dengan kondisi tak normal.

"Bahkan sudah ada yang mau beli, tapi keluarga menolak, biar diurus sampai besar nanti," ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id, Sabtu (12/2/2022).

Menurutnya meski pun domba yang terlahir cacat itu kebanyakan tidak berumur panjang, namun ia berharap domba bermata satu itu bisa berumur panjang.

Baca juga: Domba Bermata Satu Lahir di Garut, Pemiliknya Ketakutan dan Minta Bantuan Pemerintah

Kasus domba bermata satu terjadi Desa Cigentur, Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang pada 23 Juni 2020. Hanya saja, domba tersebut hanya sanggup bertahan 28 jam.

"Berharap berumur panjang, kita cetak sejarah," katanya.

Ia menuturkan saat ini kondisi domba tersebut sulit untuk disusui induknya, sehingga membutuhkan pemeriksaan oleh dinas peternakan. 

Kelahiran domba berwarna putih dengan corak hitam di wajahnya itu sempat menggemparkan warga sekitar.

Ia menyebut sudah melaporkan kelahiran domba itu ke perangkat pemerintahan lain untuk ditindaklanjuti.

Hendi dan keluarganya memang sudah lama beternak domba di kampungnya, namun saat kelahiran domba mata satu ini mengagetkan dirinya.

Ia mengaku cukup ketakutan saat mendekati domba tersebut, menurutnya domba itu memiliki aura yang berbeda.

"Beda ya, saya juga merinding, pas saya pegang dan tatap matanya memang beda auranya," ujarnya.

Ketua DPP Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI), Riki Muhammad Sidik akan melihat langsung kondisi domba tersebut untuk memastikan kondisi domba tersebut.

"Mau coba ke sana, lihat dulu kondisi dombanya," ujarnya.

Domba itu lahir pada hari Jumat (11/2/2020), sekira pukul 16.30, sang induk melahirkan dua ekor anak, satu anak lainnya diketahui lahir dengan normal.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved