Arisan Bodong di Purwakarta

Sosok Mila Sary, Bos Arisan Bodong Raup Miliaran Rupiah Disikat Polisi, Siap-siap Tua di Penjara

Kapolres Purwakarta AKBP Suhardi Hery Haryanto mengatakan, pihaknya mengamankan Mila Sary setelah adanya laporan dari sejumlah korban.

Penulis: Irvan Maulana | Editor: Kisdiantoro
Tribunjabar.id/Irvan Maulana
Kapolres Purwakarta saat merilis kasus arisan bodong, di Aula Mapolres Purwakarta, Kamis (10/2/2022). 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Tersangka arisan fiktip atau arisan bodong via online berhasil diamankan Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta, pelaku Mila Sary (21) yang merupakan warga Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Kapolres Purwakarta AKBP Suhardi Hery Haryanto mengatakan, pihaknya mengamankan Mila Sary setelah adanya laporan dari sejumlah korban.

Korban arisan bodong tersebut diperkirakan mencapai ratusan orang, yang kemungkinan bisa bertambah, jika dikembangkan.

"Modus pelaku menawarkan arisan fiktif (arisan bodong) yang diunggah melalui media sosial Instagram dan pesan WhatsApp," ujar Kapolres saat sesi Konferensi pers di Mapolres Purwakarta, Kamis (10/2/2022).

Dijelaskan Kapolres, hasil pengembangan sementara korban mencapai 155 orang. Arisan bodong itu berlangsung sejak Februari 2021 hingga Desember 2021.

Diketahui, tersangka mengiming-imingi para korban dengan keuntungan berlipat ganda.

"Modus operandi yang digunakan pelaku adalah mengiming-imingi keuntungan berlipat dengan jumlah yang tidak masuk akal, dan mengembalikan hasil keuntungan beserta modal dengan waktu singkat," kata dia.

Baca juga: TERBONGKAR Trik Licik Mila Sary Cari Uang Miliaran Pakai Arisan Bodong di Purwakarta, Nasibnya Ngeri

Akibat dikibuli pelaku arisan bodong, kerugian para korban bervariatif. Jika ditotalkan kerugian mencapai miliaran rupiah.

"Para korban yang tertarik sampai menyerahkan uang secara bertahap dengan cara mentransfer ke nomor rekening milik pelaku, dengan jumlah mulai dari Rp 30 juta rupiah hingga Rp 200 juta rupiah. Jika ditotalkan kerugian kurang lebih mencapai Rp 2 miliar rupiah," kata Kapolres.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa, dua buah buku tabungan beserta dua kartu ATM Bank BRI dan Bank BCA.

Selain itu, Polisi juga menyita satu unit TV LED 55 inci merk LG, satu unit Camera dan tiga berkas rekening koran miliki tersangka dan pelapor.

"Atas perbuatannya, tersangka terancam hukuman 4 tahun penjara sesuai Pasal 378 atau 372 Jo Pasal 65 KUHP. Ditambah sepertiga karena kejahatan sebagai mata pencaharian," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved