Kota Cirebon Terancam Kembali ke Zona Merah, Kadinkes: Saatnya Dipikirkan Pembelajaran Jarak Jauh 

Sebanyak 68 pelajar mulai tingkat SD, SMP, hingga SMA dan sederajat di Kota Cirebon dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi
Kepala Dinkes Kota Cirebon, Edy Sugiarto. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Sebanyak 68 pelajar mulai tingkat SD, SMP, hingga SMA dan sederajat di Kota Cirebon dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, Edy Sugiarto, mengaku prihatin terhadap banyaknya temuan kasus Covid-19 di kalangan pelajar.

Karena itu, menurut dia, diperlukan upaya cepat untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona baru, khususnya di lingkungan sekolah.

"Kalau melihat kondisi sekarang, saya kira saatnya dipikirkan untuk kembali melaksanakan pembelajaran jarak jauh," kata Edy Sugiarto saat ditemui di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (10/2/2022).

Ia mengatakan, jika merujuk pada Instruksi Menteri Dalam Negeri RI Nomor 09 Tahun 2022 maka Kota Cirebon, yang menerapkan PPKM level 3, harus melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas 50 persen.

Selain itu, jumlah jam pelajarannya dikurangi, dari enam jam per hari saat PTM 100 persen menjadi hanya empat jam sehari dalam pelaksanaan PTM terbatas 50 persen.

Namun, pihaknya menyebut dibutuhkan upaya maksimal untuk menekan kasus Covid-19 di kalangan pelajar, salah satunya melalui pemberlakuan PJJ.

"Kalau upaya pencegahannya tidak maksimal, tidak menutup kemungkinan angka kasusnya akan terus bertambah," ujar Edy Sugiarto.

Bahkan, ia juga mengaku prihatin melihat penambahan kasus Covid-19 di Kota Cirebon yang kini mencapai 169 orang meski sebagian besar tergolong pasien tanpa gejala dan bergejala ringan.

Pasalnya, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Udang yang sempat zero case selama beberapa waktu kini bertambah cukup cepat.

Edy mengimbau seluruh elemen masyarakat Kota Udang tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus korona baru.

"Di kondisi ini perlu penanganan serius dari semua lini karena, jika tidak, Kota Cirebon bisa masuk ke zona merah," kata Edy Sugiarto. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved