Purwakarta Berstatus PPKM Level 2, Begini Aturan Masuk Kantor, Pemkab Segera Gelar Operasi Yustisi

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi perihal beberapa hal penting evaluasi penanganan COVID-19 di Purwakarta.

Penulis: Irvan Maulana | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/IRVAN MAULANA
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Gelombang ketiga COVID-19  varian omicron sudah berlangsung di Indonesia, khususnya Jawa Barat.

Diketahui, penyebaran kasus varian omicron sudah tersentral di Pulau Jawa dan Bali sebesar 93 persen, dan 7 persen tersebar di seluruh wilayah di Indonesia.

Penyebaran COVID-19 varian omicron ini disebut dua kali lipat lebih cepat daripada varian delta.

Meskipun secara data klinis, varian omicron, tetap lebih kecil atau lebih ringan daripada varian delta.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi perihal beberapa hal penting evaluasi penanganan COVID-19 di Purwakarta.

"Berdasarkan arahan dari Presiden, yang harus dilakukan hari ini yaitu penerapan protokol kesehatan harus diperketat, kami akan membuat surat edaran terbaru untuk para pelaku ekonomi, usaha, jasa, ritel, perusahaan, industri, pengelola wisata, dan lain pihak lain untuk imbauan menerapkan protokol kesehatan," ujar Anne seusai rapat bersama Satgas Penanganan COVID-19 di Kantor Bupati Purwakarta, Rabu (9/2/2022).

Pihaknya juga mengundang Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Ketua IDI, Ketua IBI, para Pimpinan Perusahaan, dan pimpinan Rumah Sakit, serta pelaku usaha se-Kabupaten Purwakarta secara virtual.

"Sementara, untuk masyarakat yang bekerja di perkantoran ataupun di tempat lainnya, mereka perlu menyiapkan dan menerapkan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi sehingga dapat terdeteksi penyebaran COVID-19 di lingkungannya," kata dia.

Satgas COVID-19 kini juga merencanakan operasi yustisi di beberapa lokasi, hal itu dilakukan agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan dengan pantauan.

Dilansir dari data Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Purwakarta, kini ada enam kecamatan baru zona merah, Purwakarta juga termasuk dalam wilayah yang menerapkan PPKM level 2 di Jawa Barat.

"Untuk wilayah yang termasuk ke dalam zona merah, anak sekolah mulai belajar di rumah (daring), sekarang baru beberapa sekolah yang sudah diterapkan daring. Selain itu, untuk acara pernikahan tidak diperkenankan makan di tempat (dine in) dengan pantauan protokol kesehatan yang ketat," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved