DIADILI Pekan Depan, 3 Jenderal NII Akan Melawan Jaksa Kejari Garut di Persidangan

Tiga jenderal NII yang ditangkap Polres Garut karena kasus dugaan makar, kasusnya sudah dilimpahkan ke Kejari Garut untuk bersiap diadili.

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Mega Nugraha
sidqi al ghifari/tribun jabar
Polres Garut gelar jumpa pers terkait pengibaran bendera NII oleh tiga jendral NII, Kamis (3/2/2022). Tiga orang tersebut adalah tiga jenderal NII yang mengibarkan bendera NII di Garut. Ketiga jendral itu yakni Sodikin, Ujer dan Jajang Koswara, warga Kecamatan Pasirwangi.  

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Sidqi Al Ghifari

 
 
TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Tiga jenderal Negara Islam Indonesia (NII) yang ditangkap Polres Garut dalam dugaan makar kasusnya dilimpahkan ke Kejari Garut untuk bersiap diadili.

Ketiga jenderal NII tersebut yakni, Ujer Januari (50), Jajang Koswara (50) dan Sodikin (48) warga Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut.

Mereka akan menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Garut pada Rabu 16 Februari 2022, pukul 11.00 WIB.

Ketiga jenderal tersebut diamankan polisi terkait kasus makar dengan mengibarkan bendera NII dan menyeru negara lain untuk bergabung dengan NII.

Baca juga: Tiga Jenderal NII Segera Disidangkan, Akan Layangkan Surat Ke Presiden Jokowi, Ini Isinya

Kuasa hukum ketiga terdakwa, Rega Gunawan, mengatakan dalam persidangan nanti pihaknya akan melakukan pemenuhan hak-hak hukum para terdakwa.

Termasuk melakukan perlawanan pada jaksa, yakni berupa eksepsi terhadap dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) yang dilayangkan di persidangan nanti.

"Tentunya kami selaku kuasa hukum akan melakukan pemenuhan hak-hak terdakwa di persidangan, misalnya kita akan melakukan eksepsi terhadap dakwaan JPU," saat diwawancarai Tribunjabar.id, Rabu (9/2/2022)

Rega menuturkan jika nantinya ada nota pembelaan pihaknya akan melakukan hal itu termasuk pemeriksaan saksi-saksi di persidangan.

"Pemeriksaan saksi-saksi supaya berimbang, apa yang dipersidangkan di muka persidangan," ucapnya.

Ia menjelaskan ketiga terdakwa sudah mengakui kesalahannya dan sudah meminta maaf kepada semua pihak termasuk Presiden RI, Jokowi . 

Baca juga: Tiga Jenderal NII Segera Disidangkan, Akan Layangkan Surat Ke Presiden Jokowi, Ini Isinya

"Upaya lain juga saat ini kami sedang mendiskusikan, bahwa sesuai dengan pernyataan terdakwa di Polres Garut telah menyesali dan meminta maaf kepada pihak-pihak terkait,"

Nantinya permintaan maaf tersebut akan dilayangkan kembali dalam bentuk surat kepada Presiden Indonesia, Majelis Ulama Indonesia, tokoh-tokoh masyarakat dan para pejabat.

"Surat tersebut akan kami bantu untuk dilayangkan kepada pihak-pihak terkait tersebut," ujarnya.

Sebelumnya, ketiga jenderal NI di Garut sebarkan paham NII melalui kanal Youtube dengan nama akun Parkesit 82.

Ketiganya diduga melakukan aksi makar salah satunya dengan mengibarkan bendera NII di Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada tahun 2021 kemudian diamankan polisi dan terancam hukuman 15 tahun penjara.

Ada pun pasal yang disangkakan yaitu Pasal 110 ayat 1 KUHP Jo Pasal 107 ayat 1 KUHP terkait masalah makar

Kemudian Pasal 28 ayat 2, Jo Pasal 45 a ayat 2 untuk Undang-undang terkait masalah ITE dan kemudian termasuk juga pasal 24 D Jo Pasal 66 Undang-undang terkait masalah bendera, bahasa dan lambang negara serta lagu kebangsaan.(*) 

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved