Jumlah Siswa SMAN 1 Kota Cirebon yang Terpapar Covid-19 Paling Banyak, Dua Kelas Langsung PJJ

Jumlah siswa yang terpapat Covid-19 di SMA Negeri 1 Kota Cirebon mencapai sembilan orang yang tercatat paling banyak dibanding sekolah lainnya

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Darajat Arianto
Tribun Cirebon/Ahmad Imam Baehaqi
Kasi Pelayanan Pendidikan Kantor Cabang Dinas (KCD) X Pendidikan Jawa Barat, Rudianto. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Jumlah siswa yang terpapat Covid-19 di SMA Negeri 1 Kota Cirebon mencapai sembilan orang.

Kasi Pelayanan Kantor Cabang Dinas (KCD) X Pendidikan Jawa Barat, Rudianto, mengatakan, jumlah tersebut merupakan paling banyak dibanding sekolah lainnya.

Namun, menurut dia, hanya dua kelas yang kembali melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring di SMAN 1 Kota Cirebon.

"Sembilan siswa itu dari dua kelas yang sama, sehingga semuanya PJJ lagi," ujar Rudianto saat ditemui di KCD X Pendidikan Jawa Barat, Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Selasa (8/2/2022).

Ia mengatakan, pada mulanya ditemukan satu siswa yang terpapar Covid-19.

Namun, setelah dilakukan tracing ditemukan delapan siswa lainnya yang juga dinyatakan positif Covid-19.

Hingga kini, pihaknya belum dapat memastikan apakah mereka terpapar Covis-19 dalam satu rangkaian atau berbeda-beda karena belum menerima laporan lengkapnya.

"Kami belum bisa memastikan mengenai itu (satu klaster atau bukan). Saat ini, dua kelas mereka kembali melaksanakan PJJ sejak kemarin," kata Rudianto.

Sementara di SMAN 2 Kota Cirebon terdapat empat siswa yang terpapar Covid-19, SMAN 3 Kota Cirebon ada satu siswa, SMAN 4 Kota Cirebon dua siswa, SMAN 9 Kota Cirebon satu siswa, dan SMKN 2 Kota Cirebon satu siswa.

Karenanya, kelas yang terdapat siswa terpapat Covid-19 di sekolah-sekolah tersebut juga ditutup sementata dan kembali melaksanakan PJJ secara daring.

Rudianto menyampaikan, terdapat tiga kelas di SMAN 2 Kota Cirebon yang melaksanakan PJJ. Sebab, empat siswa yang dinyatakan positif tidak berasal dari satu kelas yang sama.

"Di SMAN 3, SMAN 4, SMAN 9, dan SMKN 2 Kota Cirebon masing-masing hanya satu kelas yang kembali mengikuti PJJ daring," ujar Rudianto. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved