Dua Desa di Pangandaran Terancam Terendam Air Sungai Citanduy, 30 Meter Tanggul Tergerus

Karena sering terkena luapan air, daratan tanggul sekitar 30 meter di Kabupaten Pangandaran tergerus air Sungai Citanduy.

Penulis: Padna | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar
Kondisi Sungai Citanduy di Blok Dahon Malang yang berada di Desa Cibuluh dan Desa Banjarharja, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Karena sering terkena luapan air, daratan tanggul sekitar 30 meter di Kabupaten Pangandaran tergerus air Sungai Citanduy.

Lokasi tersebut berada di Blok Dahon Malang, yang meliputi dua desa, yaitu Desa Cibuluh dan Desa Banjarharja, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa barat.

Akibat tergerus air Sungai Citanduy dan berpotensi tanggul jebol, dua wilayah yang berada di daerah tersebut terancam terendam air Sungai Citanduy.

Dua wilayah itu adalah Blok Dahon Malang di Desa Cibuluh, yang mencakup 45 kepala kelurga (KK) dan 75 hektare sawah, dan Blok Dahon Malang di Desa Banjarharja, yang meliputi 125 KK dan 90 hektare sawah.

Satu warga yang beraktivitas mencari kerang di Sungai Citanduy, Mamat (50), mengatakan, daratan tanggul yang berada di bibir Sungai Citanduy tergerus akibat hujan deras yang terjadi di hulu sungai dan wilayah Pangandaran.

Jadi, material yang berada di bibir sungai secara terus-menerus tergerus air Sungai Citanduy.

"Ya, tentunya membahayakan bagi warga yang berada di wilayah Blok Dahon Malang. Khususnya, sangat bahaya sekali bagi warga di Cibuluh dan Banjarharja," ujar Mamat saat ditemui Tribunjabar.id di sela-sela aktivitasnya di Sungai Citanduy, Selasa (8/2/2022) pagi.

Menurut dia, kondisi tanggul Sungai Citanduy di Blok Dahon Malang hanya tinggal separuhnya.

"Ya, sekitar 30 meteran, daratan sudah habis tergerus air Sungai Citanduy."

"Jadi, terancam dan sangat membahayakan sekali kalau tanggulnya jebol," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved