Pemkab Bandung Barat Antisipasi Lonjakan Kasus Positif Covid-19, Siapkan Jumlah Ranjang Seperti 2021

Berdasarkan data Dinas Kesehatan KBB, pada pekan lalu kasus Covid-19 hanya tercatat 20 kasus, tetapi Rabu (2/2/2022), angka kasus terkonfirmasi positi

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ravianto
Tribunjabar/Nandri Prilatama
RSUD Lembang KBB. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) sudah menyiapkan bed atau tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 setelah kasus positif Covid-19 kembali melonjak. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) sudah menyiapkan bed atau tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 setelah kasus positif Covid-19 kembali melonjak.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan KBB, pada pekan lalu kasus Covid-19 hanya tercatat 20 kasus, tetapi Rabu (2/2/2022), angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 naik menjadi 116 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan KBB, Eisenhower Sitanggang, mengatakan, bed di rumah sakit rujukan tersebut bakal disiagakan dengan jumlah seperti pada saat lonjakan kasus pada tahun 2021 lalu.

"Untuk bed di rumah sakit sudah disiapkan di semua RSUD seperti pada tahun 2021, ada enam rumah sakit yang siap menampung pasien Covid-19," ujarnya di Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Kamis (3/2/2022).

Ia mengatakan, untuk di RSUD Cililin disiapkan 30 bed RSUD Lembang 34 bed, RSUD Cikalong 34 bed, RSCK 44 bed, RS Kharisma 20, dan RS Jiwa Provinsi 8 bed.

"Hingga saat ini keterisian bed di rumah sakit rujukan Covid-19 itu presentasinya mencapai 0,6 persen," kata Eisenhower.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, pihaknya akan segera menggelar rapat koordinasi dengan Satgas penanganan Covid-19 setelah kasus Covid-19 terus melonjak.

Hal tersebut, kata Hengky, akan segera dilakukan untuk menyiapkan skema penanganan terkait lonjakan kasus di wilayahnya agar lonjakan kasus Covid-19 bisa tetap terkendali.

"Kita akan rapat untuk mempersiapkan skema agar lonjakan kasus Covid-19 di KBB tidak terus bertambah termasuk mencari penyebab adanya lonjakan kasus ini," kata Hengky.

Dengan adanya lojakan kasus Covid-19 ini, pihaknya mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan Pemda KBB akan terus menggenjot vaksinasi, termasuk booster.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved