Ceramah Oki Setiana Dewi Dikritik, Dianggap Legalkan Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Ceramah Oki Setiana Dewi dikritik karena dianggap melegalkan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Ceramahnya itu sempat viral.

Editor: Mega Nugraha
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Aktris Bintang film Ketika Cinta Bertasbih (KCB), Oki Setiana Dewi saat ditemui pada acara syukuran film drama romantis yang berjudul Udah Putusin Aja di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (13/2/2015). TRIBUNNEWS/JEPRIMA 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mohammad Alivio

TRIBUNJABAR.ID- Ceramah Oki Setiana Dewi dikritik karena dianggap melegalkan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Ceramahnya itu sempat viral.

Dalam video ceramahnya yang diunggah di akun Tiktok @okisetianadewi3, dia menyinggung soal kewajiban seorang isteri untuk menutupi aib pasanganya dari segala bentuk perbuatan, termasuk Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

"Kekerasan dalam hal ini KDRT jelas bukan aib tapi kriminal perbuatan melawan hukum termaktud dalam UU KDRT tidak bisa ditolelir dan didiamkan, akan sangat berbahaya tidak hanya bagi keharmonisan rumah tangga tapi juga nyawa korban," kata Peneliti Jaringan Muslim Madani, Lukman dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (3/2/2022).

Baca juga: Ceramah Oki Setiana Dewi soal KDRT Dinilai Berbahaya, Berpotensi Menjustifikasi KDRT kata JMM

Mereka menilai, ceramah Oki dianggap menjustifikasi bahwa KDRT dibenarkan. Padahal, sudah ada aturan yang melarangnya. Lukman meminta Oki untuk hati-hati dalam berceramah.

Bahkan, dia mengingatkan Oki untuk mengungkap sumber dari ceramah yang disampaikan. Dari berbagai sumber literatur hasil kajian disimpulkan bahwasanya KDRT merupakan salah satu kekerasan dengan kasus pengulangan tertinggi, karena KDRT akan menimbulkan penularan kekerasan antar generasi.

"Sehingga jika KDRT harus ditutupi sebagai aib dalam pasangan rumah tangga seperti dalam narasi video ceramah Oki Setiana Dewi dengan sama halnya mewariskan untuk mentoleransi kekerasan antar generasi dan ini sangat berbahaya bagi generasi bangsa dan umat manusia," terangnya.

Baca juga: SOSOK Oki Setiana Dewi, Kakak Ria Ricis yang Ceramahnya tentang KDRT Disorot dan Trending

Maka itu, JMM meminta Oki Setiana Dewi untuk mengklarifikasi dan meminta maaf kepada publik atas tersebarnya potongan video ceramah kontroversial tersebut, dan agar lebih bijak dan menguasai persoalan yang disampaikan dengan lebih banyak belajar dan mengkaji lebih komprehensif.

"Ini juga menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk tidak mudah memberikan label ustadzah hanya karena penampilan sementara paham keagamaannya belum mumpuni," tegasnya.

“Bisa saja narasi pernyataan video ceramah kontroversial Oki Setiana Dewi masuk dalam jeratan UU KDRT/UU TPKS,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jaringan Muslim Madani Tegur Ceramah Oki Setiana Dewi yang Kontroversial dan Viral di Tiktok,

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved