Akibat Konser yang Gaduh, Pengelola Taman Anggur Memohon Maaf, Akan Instropeksi dan Evaluasi 

Pihak pengelola dari objek wisata Taman Anggur Kukulu di Kabupaten Subang yang sempat viral akibat menggelar konser dan menyebabkan kerumunan orang

TRIBUNJABAR.ID/DWIKY MAULANA
Para pengelola objek wisata Taman Anggur Kukulu, Kabupaten Subang. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati 

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Pihak pengelola dari objek wisata Taman Anggur Kukulu di Kabupaten Subang yang sempat viral akibat menggelar konser dan menyebabkan kerumunan orang di masa pandemi Covid-19 meminta maaf kepada masyarakat. 

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh pihak pengelola wisata tersebut atas kegaduhan di media sosial baru-baru ini. 

"Kami ucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah menimbulkan kegaduhan maupun dari berita-berita semuanya kami mohon maaf sekali," ucap Dadus selaku pengelola objek wisata Taman Anggur Kukulu saat ditemui TribunJabar.id, Kamis (3/2/2022). 

Atas hal itu juga, pihak pengelola akan melakukan evaluasi selama masih ditutupnya objek wisata Taman Anggur Kukulu tersebut. 

"Dengan ditutupnya ini kita akan introspeksi serta evaluasi bagaimana kedepannya dalam rangka pandemi ini tidak melanggar PPKM ke depannya," katanya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, warganet di jejaring media sosial dihebohkan dengan video viral yang menunjukan gelaran konser musik yang menyebabkan kerumunan massa serta abai akan memakai masker. 

Baca juga: Kerumunan Massa Konser Musik di Taman Anggur Subang, Pengelola Sebut Ada yang Tak Bisa Diprediksi 

Kejadian kerumunan massa di objek wisata Taman Anggur Kukulu tersebut terjadi pada Minggu (30/1/2022) lalu. 

Acara tersebut mengundang penyanyi asal Yogyakarta yang biasa dikenal Tri Suaka, Nabila dan juga Zidan. Mereka merupakan idola anak-anak muda yang saat ini basis fans nya sudah besar. 

Atas hal tersebut juga, membuat banyak kecaman dari masyarakat yang geram karena kondisi yang saat ini masih di masa pandemi Covid-19. Terlebih, saat ini juga sudah terdapat varian baru dari Covid-19 yakni Omicron. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved