Waspada, DBD Lebih Mengancam, Selama Januari Ada 127 Warga Ciamis Dirawat di RS, 3 Orang Meninggal

Selama Januari awal tahun 2022 ini kasus serangan penyakit demam berdarah di Ciamis meningkat tajam. ada 127 warga Ciamis yang dirawat di rumah sakit

Penulis: Andri M Dani | Editor: Darajat Arianto
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
ILUSTRASI Pasien DBD 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS - Selama Januari awal tahun 2022 ini kasus serangan penyakit demam berdarah dengue di Ciamis meningkat tajam.

Data dari Dinkes Ciamis diketahui, sejak awal tahun 2022, mulai tanggal 1 Januari sampai 31 Januari, ada 127 warga Ciamis yang dirawat di rumah sakit karena positif terjangkit penyakit demam berdarah dengue (DBD) setelah digigt nyamuk aedes aegypti.

Dari 127 orang yang terjangkit DBD dan mendapat perawatan selama bulan Januari, tersebut sebanyak 3 orang meninggal dunia.

Tingkat kematian selama Januari ini cukup tinggi dan mengkhawatirkan.

Mengingat dari total 470 kasus DBD yang terjadi selama tahun 2021, total kematian hanya 4 orang.

Dan kasus DBD  selama bulan Januari 2021 hanya terjadi  11 kasus.

Tapi di Januari tahun 2022 ini ada 3 kasus kematian akibat DBD dari total 127 kasus DBD.

Menurut Kabid Penanggulangan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Ciamis H Acep Joni S.Kep NERS MM kepada Tribun Rabu (2/2) dari 3 kasus kematian akibat yang terjadi selama bulan Januari tersebut, seorang anak balita (usia 4 tahun ) dan dua orang usia di atas 44 tahun.

“Dua orang meninggal di RSUD Ciamis dan seorang di RS DK Ciamis,” ujar Kabid P2P Dinkes Ciamis H Acep Joni S. Kep Ners MM kepada Tribun Rabu (2/2).

Korban meninggal akibat DBD tersebut terutama kondisinya sudah cukup parah saat dibawa ke rumah sakit sehingga tidak tertolong lagi.

Dari 127 kasus DBD yang terjadi selama bulan Januari 2022 tersebut menurut Acep Joni, kasus terbanyak terjadi di wilayah Ciamis Kota (31 kasus) menyusul Handapherang (17 kasus), Imbangara (10 kasus), Beregbeg (8 kasus), Cijeungjing (7 kasus), Cipaku(7 kasus) dan Panjalu (5 kasus).

Bila dirinci atas jenis kelamin, 127 kasus DBD selama bulan Januari 2022 tersebut sebanyak 69 orang penderitanya adalah perempuan dan 58 orang laki-laki.

Dengan perincian umur; di bawah 1 tahun (4 kasus), balita 1 sampai4 tahun (12 kasus, seorang meninggal);  usia anak–remaja 5 sampai 14 tahun (27 kasus), usia 15 -44 tahun (55 kasus) dan usia di atas 44 tahun (29 kasus, dua orang diantaranya meninggal dunia).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved