Satgas Covid-19 Tutup Taman Anggur Kukulu Subang, Buntut Acara Hiburan yang Viral di Media Sosial

pengelola Taman Anggur Kukulu hanya menyampaikan surat pemberitahuan kepada Kapolres Subang dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Subang

instagram@subanginfo
Konser musik di Taman Anggur Kukulu, Subang, Minggu (30/1/2022). Konser ini dihadiri ribuan orang dan dinilai telah melanggar protokol kesehatan. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Barat bersama Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang langsung menindak tegas pengelola kawasan wisata Taman Anggur Kukulu di Kabupaten Subang.

Itu karena pengelola kawasan wisata Taman Anggur Kukulu menggelar kegiatan yang menimbulkan kerumunan dan viral di media sosial.

Kepala Satpol PP Jabar selaku Ketua Divisi Kepatuhan Masyarakat dan Promosi Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Jabar, M Ade Afriandi, mengatakan sudah menggelar rapat mengenai kasus ini dan akhirnya tempat wisata tersebut ditutup.

Namun, penutupan tidak dilakukan secara permanen, melainkan hanya tiga hari.

"Kasus ini sudah ditindaklanjuti oleh Bupati Subang dan diputuskan memberikan sanksi penutupan destinasi wisata selama tiga hari mulai 1 sampai 3 Februari 2022," katanya melalui ponsel, Selasa (1/2/2022).

Baca juga: Viral Video Konser di Subang Undang Kerumunan Ribuan Orang, Banyak yang Tak Pakai Masker

Ade mengatakan setelah mendapat informasi mengenai kerumunan tersebut lalu dilakukan pengecekan oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Subang, BPBD Kabupaten Subang, dan Polres Subang.

"Hasilnya, info bahwa berita tersebut benar, terjadi di destinasi Wisata Taman Anggur, Kampung Kukulu, Kecamatan Pagaden Barat, milik Oni Suwarman, anggota DPD RI," katanya.

Ia mengatakan, sebelumnya, pengelola wisata hanya menyampaikan surat pemberitahuan kepada Kapolres Subang dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Subang mengenai acara tersebut.

Bupati Subang pun, katanya, sudah menyatakan destinasi wisata Taman Anggur Kukulu telah melanggar protokol Kesehatan Covid-19.

Kegiatan hiburan yang dilakukan oleh destinasi wisata ini dapat menyebabkan peningkatan penyebaran Covid-19, khususnya varian baru Omicron.

Ade berharap pemberian sanksi itu menjadi bahan evaluasi agar ke depannya tidak terjadi lagi kegiatan yang bisa menimbulkan atau mengundang kerumunan.

Terlebih, kasus harian Covid-19, termasuk di Jabar, kembali naik dalam sepekan terakhir.

Baca juga: Kapolres Subang Kecewa Ditipu Pengelola Wisata Taman Anggur, Silaturahmi kok Jadi Konser Musik

Sebelumnya, juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Subang, Maxi, mengatakan acara konser musik tersebut tidak memiliki izin untuk acara konser musik.

Pihak kepolisian dari Polres Subang hanya memberikan izin acara silaturahmi dan acara pentas seni. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved