Persib Bandung dan PSM Makassar Sama-sama Pincang karena Pemainnya Ada yang Positif Covid-19
PSM Makassar mencoba mengubah catatan sulit menang beruntun di Liga 1 2021/2022 saat menghadapi Persib Bandung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali,
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Mega Nugraha
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha
TRIBUNJABAR.ID, BALI - PSM Makassar mencoba mengubah catatan sulit menang beruntun di Liga 1 2021/2022 saat menghadapi Persib Bandung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Rabu (2/2/2022).
Pelatih PSM Makassar, Joop Gall, berharap laga melawan Maung Bandung bisa menjadi titik konsesitensi timnya setelah pada partai terakhir berhasil membungkam perlawanan Barito Putera.
"Itu harapan kami, setiap pertandingan tentunya kami ingin bermain dengan performa yang sama. Tetapi sebagai contoh tentunya pemain memiliki feeling yang berbeda pada setiap harinya dan itu berdampak pada pertandingan," ujar Joop dalam sesi jumpa pers virtual sebelum pertandingan, Selasa (1/2).
Pelatih asal Belanda itu menambahkan, hal yang saat ini bisa dilakukan adalah memperbaiki kesalahan serta belajar untuk tak melakukannya lagi di saat laga kontra Maung Bandung.
Baca juga: Aroma Belanda di Laga Persib vs PSM Makassar di Tanggal Cantik, Itupun Jika 3 Pemain Ini Diturunkan
"Saya rasa perlahan pemain sudah lebih mengerti dan memahami apa yang saya inginkan dan semoga kami bisa menang secara beruntun," katanya.
Namun misa Juku Eja untuk bisa meraih kemenangan beruntun dipastikan tak akan mudah. Pasalnya, waktu persiapan yang dimiliki PSM Makassar terhitung cukup singkat.
Hal ini diakui oleh Joop yang mengungkapkan bahwa waktu tiga sampai empat hari saja untuk melakukan persiapan terhitung tidak ideal.
"Waktu antar pertandingan semakin pendek sehingga kalau bicara soal persiapan, tentu bagi pelatih semakin sulit. Namun tentunya setiap saat kami akan berusaha maksimal untuk mengembangkan tim ini," ucapnya.
Baca juga: Tanda-tanda Persib Bandung Masih Tampil Seadanya Lawan PSM Makassar, Laman & Medsos Resmi Unggah Ini
Selain itu, tantangan PSM untuk bisa memetik poin penuh harus terkendala dengan para pemain yang absen. Selain Adam Mitter yang positif Covid-19, PSM pun tak bisa menurunkan Arfan dan Abdul Rahman.
Joop Gall menuturkan, pemain yang absen karena akumulasi kartu kuning maupun cedera merupakan keniscayaan dari sebuah kompetisi dengan jeda waktu antar pertandingan yang padat.
"Namun kami harus menerima itu dan tidak ada solusi lain dengan mengganti mereka dengan dua pemain lainnya," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/skuat-psm-makassar-di-liga-1-2021-2022-ligaindonesiabarucom.jpg)