Tahun Ini Ci Pikong Hanya Produksi 1 Ton Dodol Cina Jelang Imlek, Ini Sebabnya

Tahun ini, Ci Pikong hanya memproduksi 1 ton dodol Cina jelang Imlek. Ini sebabnya..

Penulis: Irvan Maulana | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Irvan Maulana
Dodol Cina buatan Ci Pikong. 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Sehari menjelang perayaan Imlek 2021, harga dodol China mengalami kenaikan disebabkan harga kebutuhan pokok naik, bahkan produsen dodol China juga harus mengurangi jumlah produksi.

Hayati atau yang kerap disapa Ci Pikong (69), tahun 2021 produksi kue khas hari raya Imlek tersebut mencapai dua ton, namun tahun ini berkurang hingga 50 persen.

"Tahun ini hanya 1 ton, karena ada penurunan permintaan, tak sebanyak tahun lalu," ujar Ci Pikong ketika ditemui di kios kue keranjang miliknya di Gang Bayeman, Kabupaten Purwakarta, Senin (31/1/2022).

Meski berbagai kebutuhan pokok naik, Ci Pikong mengaku tetap memproduksi.

Sebab, kue berwarna merah kecokelatan ini, merupakan penganan wajib saat imlek dan perayaan Gong Xi Fat Cai.

"Untuk produksi 1 ton beras ketan putih, kita bisa menghasilkan sekitar 5.000 dodol," kata dia.

Ci Pikong mengaku, ia menjual dodol China seharga Rp 40 ribu perkilogram.

"Untuk 1 kilogram isi 3 dodol itu harganya Rp 40 ribu. Kalau beli eceran, 1 dodol harganya Rp 15 ribu," ujarnya.

Ci Pikong merintis usaha kue keranjang tersebut bersama sang suami sejak 30 tahun yang lalu.

Keterampilan membuat kue tersebut, diperolehnya dari sang mertua.

Ia mengaku, meski di usia senja tetap berkomitmen memproduksi dodol China, sebab kini sudah jarang pengrajin dodol China di Purwakarta.

"Dari muda sampai tua, kita tetap membuat dodol China. Soalnya, tidak ada lagi perajin dodol di Purwakarta sekarang ini," ucapnya.

Baca juga: CERITA Pembuat Dodol Cina Legendaris di Sukabumi Bikin 8 Ton Kue Keranjang Jelang Imlek

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved