Kasus Covid-19 Kota Tasikmalaya Terus Naik, tapi Warga Mulai Abaikan Prokes
Data pertambahan satu kasus meninggal sudah tertera dalam grafis perkembangan kasus Covid-19 Kota Tasikmalaya
Penulis: Firman Suryaman | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman
TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA- Kasus positif Covid-19 Kota Tasikmalaya terus bertambah, tapi warga mulai mengabaikan protokol kesehatan (prokes).
Dari dari Instagram Diskominfo, Minggu (30/1/2022), jumlah warga terkonfirmasi positif bertambah lagi menjadi 17 orang.
Tiga hari sebelumnya masih 11 kasus Covid-19. Dari 17 kasus, satu orang meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri di RSU dr Soekardjo, Sabtu (29/1) malam.
Data pertambahan satu kasus meninggal sudah tertera dalam grafis perkembangan kasus Covid-19 Kota Tasikmalaya sehingga jumlah kasus kematian sebanyak 545 kasus.
Pantauan Tribunjabar.id, Minggu (30/1/2022) pagi di kompleks olah raga Dadaha, warga di situ kebanyakan tak mengenakan masker.
Baca juga: Ada Kenaikan Kasus Covid-19, Kabupaten Bandung Masih Bisa Gelar PTM Tapi Kapasitasnya Sebesar Ini
Tak hanya itu, mereka pun asyik berkerumun, baik sekeluarga, komunitas maupun di lokasi lapak-lapak kaki lima.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr Uus Supangat, mengingatkan warga selalu menaati aturan protokol kesehatan (prokes).
"Ingat, kasus Covid-19 trennya mulai naik lagi. Warga diminta meningkatkan kembali kesadaran menerapkan prokes," kata Uus Supangat.
Jangan sampai terjadi lagi lonjakan kasus yang sudah tentu membuat terkuras tenaga, pikiran, dan dana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-penanganan-pasien-covid-19.jpg)