Sabtu, 25 April 2026

Jembatan Bungbulang di Padalarang yang Ambruk Diterjang Banjir Bandang Akan Segera Dibangun

delapan KK warga Kampung Cibungbulang, terisolir karena jembatan dengan panjang 10 meter dan lebar 1,5 meter itu merupakan jembatan penghubung satu-sa

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ravianto
hilman kamaludin/tribun jabar
Petugas saat mengecek jembatan Bungbulang setelah ambruk pada 28 November 2021 lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Jembatan Bungbulang di Kampung Bungbulang, RT 02/08, Desa Campakamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang ambruk disapu banjir bandang bakal segera dibangun ulang.

Jembatan di atas Sungai Cipada yang menghubungkan Kampung Cibungbulang, Desa Campaka Mekar, Kecamatan Padalarang, dan Kampung Lebak Leungsir, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongwetan KBB itu ambruk pada 28 November 2021 lalu.

Akibatnya, delapan KK warga Kampung Cibungbulang, terisolir karena jembatan dengan panjang 10 meter dan lebar 1,5 meter itu merupakan jembatan penghubung satu-satunya dengan Kampung Lebak Leungsir.

"Semoga jembatan itu bisa secepatnya dibangun ulang agar aktivitas masyarakat di sana tidak terkendala," ujar Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUTR KBB, Aan Sopian di kantornya, Jumat (28/1/2022).

Untuk membangun ulang jembatan tersebut, saat ini pihaknya sudah membuat DED (Detail Engineering Design) yang mengacu pada kondisi di lokasi setelah terjadi banjir bandang.

"Untuk DED pembangunan jembatan itu sudah kami buat, tinggal nanti menunggu pengerjaan fisiknya," katanya.

Ia mengatakan, jembatan itu ambruk pada akhir tahun sehingga secara penganggaran tidak memungkinkan dilakukan tahun lalu, sehingga jika tidak tercover perbaikan di APBD murni ini, akan kembali diusulkan di perubahan nanti.

"Jembatan itu milik pemda KBB dan aset daerah yang mekanisme penanganannya harus diusulkan dalam APBD. Jadi, penanganan kerusakan dan perbaikannya menjadi tanggungjawab Pemda KBB," ujar Aan.

Sementara dari hasil pantauan di lapangan, kata dia, kerusakan jembatan yang memiliki panjang 10 meter dan lebar 1,5 meter ini cukup parah.

"Sehingga jembatan ini harus dibangun ulang dengan kontruksi yang lebih kuat," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved