Bocah 5 Tahun di Purwakarta Jadi Korban Asusila, Purwakarta Butuh Perda Kabupaten Layak Anak

Hingga kini Kabupaten Purwakarta belum menjadi Kabupaten Layak Anak, oleh sebab itu ia meminta DPRD Purwakarta untuk menginisiasi perda tersebut.

Penulis: Irvan Maulana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Irvan Maulana
Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Sri Rahayu Agustina. 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Aksi asusila yang menimpa seorang anak berusia lima tahun di Kabupaten Purwakarta menjadi sorotan publik.

DPRD Provinsi Jawa Barat pun meminta Pemkab Purwakarta menciptakan Perda Kabupaten Layak Anak.

Hal itu dikatakan anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Daerah Pemilihan X Karawang Purwakarta Sri Rahayu Agustina atau yang kerpa disapa Mak Sri.

Baca juga: Pasang Foto Polisi di Akun Facebook, Pria Ini Rekam Video Call Asusila Lalu Peras Uang Korban

Ia menjelaskan telah menerima informasi terkait aksi asusila seorang bocah berusia lima tahun di Sukatani, Purwakarta.

"Saya menerima aduan itu, oleh karena itu saya meminta Pemkab dan DPRD Purwakarta melakukan sosialisasi terkait penanggulangan kekerasan terhadap perempuan dan anak, melalui rapat-rapat atau minggon di desa, dan kecamatan," ujar Mak Sri ketika dihubungi, Rabu (26/1/2022).

Bahkan, ia mengungkap, hingga kini Kabupaten Purwakarta belum menjadi Kabupaten Layak Anak, oleh sebab itu ia meminta DPRD Purwakarta untuk menginisiasi perda tersebut.

"Kalau tidak salah, sampai saat ini Kabupaten Purwakarta itu kan belum menjadi Kabupaten Layak Anak, mungkin dengan banyaknya kejadian seperti ini DPRD bisa terdorong untuk membuatkan perda Kabupaten Layak Anak," kata dia.

Dijelaskan Mak Sri, kasus-kasus terhadap perempuan dan anak menjadi salah satu hal yang penting untuk diatasi, termasuk peran pemerintah daerah.

Baca juga: Kakek 10 Cucu di Garut Tega Lakukan Asusila pada Anak Temannya Sendiri, Diiming-imingi Uang Rp 1000

"Karen semua harus berperan, bukan hanya penegak hukum tapi juga, pemerintah daerah mepalui dinas terkait dan DPRD, bahkan peran pemerintah terdekat termasuk pihak keluarga juga sangat penting," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved