Saat Rumah Terangkat Angin Puting Beliung, Kakek Ini Bawa Istrinya Keluar: Allhamdulillah Selamat
Rumah milik Ramli (70) dan istrinya di Subang rata dengan tanah akibat tersapu angin puting beliung.
Penulis: Dwiky Maulana Vellayati | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati
TRIBUNJABAR.ID, SUBANG- Puluhan rumah warga dan sejumlah tempat ibadah rusak tersapu angin puting beliung di Desa Cimayasari, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu (23/1/2022) sore.
Pantauan Tribun Jabar di lapangan pada Senin (24/1/2022) siang, puluhan rumah di dua dusun yang berada di Desa Cimayasari tersebut terlihat genting-genting rumah warga sudah hancur berjatuhan ke tanah.
Bukan hanya itu, bahkan ada sebuah rumah yang sudah rata dengan tanah akibat tersapu angin puting beliung.
Rumah semi permanen milik Ramli (70) tersebut terlihat sudah ambruk dan sudah rata dengan tanah.
Ramli mengatakan, pada saat itu angin puting beliung terjadi pada pukul 17.00 sampai dengan pukul 18.00.
Baca juga: Berita Subang Terkini, Atap Bangunan SDN Utamajaya Ambruk, Diterpa Angin Puting Beliung
"Jadi awalnya jam 5 sore sampai jam 6 sore berarti angin kencang berlangsung sekitar satu jam lah," ucap Ramli kepada TribunJabar.id, Senin (24/1/2022).
Beruntung, saat melihat kondisi dari rumahnya yang terancam ambruk itu, Ramli bersama sang istri langsung mengungsi ke tempat yang aman.
"Melihat angin kencang itu Bapak langsung keluar soalnya takut soalnya si rumah sudah terangkat sama angin, Allhamdulilah masih dikasih selamat," katanya.
Untuk saat ini, Ramli masih mengungsi dikediaman saudara terdekatnya.
Sementara itu, Ramli bersama warga Desa Cimayasari berharap kepada Pemerintah Kabupaten Subang agar secepatnya rumahnya bisa dapat diperbaiki kembali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/rumah-ramli-rata-dengan-tanah-akibat-angin-puting-beliung.jpg)