Keracunan di Sukabumi

Belasan Santri dan Ustaz di Sukabumi Alami Keracunan Usai Makan Malam, Ini yang Mereka Santap

Sabtu malam para santri menyantap makan malam yang disediakan ponpes. Beberapa jam kemudian mereka mengalami keracunan.

Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: taufik ismail
Dok P2BK Caringin
Perugas gabungan Kecamatan Caringin, Sukabumi, melakukan penanganan korban keracunan di pesantren. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Belasan santri dan dua orang ustaz di Pondok Pesantren Modern Khalifah Boarding School, di Cisandehilir, RT 01/11, Desa Cijengkol, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengalamai keracunan

Mereka mengalami keracunan diduga dari makanan yang biasa disediakan oleh pihak pondok pesantren untuk makan malam para santri.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kecamatan Caringin, Ahmad Badru Jaman mengatakan, peristiwa keracunan bermula saat para santri mendapatkan jatah makan di ponpes tersebut pada Sabtu (22/1/2022) malam, tepatnya sekitar pukul 18.30 WIB. 

"Saat itu, para santri makan malam di ponpes itu dengan lauk pauk, sayur sawi, dan tongkol. Setelah itu sekitar pukul 20.30 WIB mereka mulai ada keluhan. Seperti mengalami gejala mual-mual," ucapnya Minggu (23/01/2022).

Setelah mendapatkan laporan tersebut, pihaknya bersama petugas medis dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat langsung bergegas ke lokasi ponpes. 

"Korban yang mengalami keracunan makanan itu, ada 13 orang. Yakni, 11 siswa dan dua orang di antaranya ustaz atau tenaga pengajar," ucapnya.

Kondisi korban sejauh ini, sudah mendapatkan penanganan dari Puskesmas Caringin dan kondisi yang mengalami keracunan sudah membaik.

"Saat ini sudah masuk masa pemulihan, karena semuanya dirawat di ponpes oleh petugas medis," paparnya.

Baca juga: Total Sudah 83 Warga Tasikmalaya yang Keracunan Makanan Hajatan, Belum Diketahui Penyebabnya

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved