Di Kabupaten Bandung, Bukan Cuma Angka Covid-19 yang Meningkat, Tapi Juga Penderita Penyakit Ini
Di Kabupaten Bandung, bukan cuma kasus Covid-19 yang naik. Hal yang sama terjadi pada demam berdarah dengue (DBD).
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Di Kabupaten Bandung, bukan cuma kasus Covid-19 yang naik. Hal yang sama terjadi pada demam berdarah dengue (DBD).
"Memang DBD juga ada peningkatan karena kini musim pancaroba, kadang panas kadang hujan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Grace Mediana, saat dihubungi Tribun Jabar, Rabu (19/1/2022).
Grace mengatakan, peran masyarakat sangat penting dalam mengendalikan sebaran DBD dengan menjaga kebersihan lingkungannya.
"Kalau untuk Covid- 19, 3M-nya, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Kalau untuk pencegahan DBD, membersihkan bak air, mengubur barang bekas, dan menutup bak air," kata Grace.
Kebersihan lingkungan di masyarakat, kata Grace, itu sangat berpengaruh.

"Membersihkan yang dapat menjadi sarang atau tempat perkembangbiakan nyamuk," katanya.
Baca juga: Persib Bandung Hanya Diwakili Bayu Fiqri di Tim Asuhan Shin Tae-yong, Ini Harapan Robert Alberts
Sebab memang virus dengue dibawa oleh nyamuk, yakni nyamuk Aedes aegypti, pembawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah.
Meski ada peningkatan DBD, kata Grace, jumlahnya tak terlalu tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
"Jika dibandingkan bulan sebelumnya ada peningkatan," katanya. (*)