Gempa M 5,4 di Banten Ikut Mengguncang Sukabumi, Terasa hingga Jakarta
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wilayah Bayah Banten dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik Senin (17/1/2022) pukul 07.25.58 WIB.
Gempa tersebut terasa hingga wilayah Jawa Barat, termasuk Kabupaten Sukabumi.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 5,4.
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,55 ° LS ; 105,83° BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 100 km arah Barat Daya Kota Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 42 km.
Baca juga: Gempa Banten Pagi Ini M 5,4 Terasa Sampai Sukabumi-Bogor-Jakarta, Netizen Trauma Gempa Sebelumnya
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setito Prayitno mengatakan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya deformasi di zona subduksi.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," katanya melalui siaran tertulis, Senin (17/1/2021).
Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Bayah, Pandeglang, Cikeusik, Panimbang dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), daerah Cikembar, Cireunghas, Pel. Ratu, Sumur, Bogor, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Tambun dengan skala intensitas II – III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.
Baca juga: Gempa Bumi Banten Kagetkan Pelajar Sukabumi yang Sedang Upacara Bendera: Lapangan Terasa Bergoyang
Hingga hari Senin, 17 Januari 2022 pukul 07.42 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya satu aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo M3,9.
"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," katanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/gempa-bayah-banten-pagi-ini.jpg)