Pengunjung Taman Alun-alun Cianjur Dibatasi Hanya 50 Persen dari Kapasitas, Harus Sudah Divaksin

Pemerintah Kabupaten Cianjur masih membatasi jumlah pengunjung yang akan masuk ke Taman Alun-alun Cianjur.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Giri
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur, Hendri Prasetiyadhi.  

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Pemerintah Kabupaten Cianjur masih membatasi jumlah pengunjung yang akan masuk ke Taman Alun-alun Cianjur.

Selain masih dibatasi, para pengunjung juga harus sudah divaksin dua kali.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur, Hendri Prasetiyadhi, mengatakan, pembatasan sebagai antisipasi melonjaknya penyebaran Covid-19.

"Terlebih saat ini muncul varian baru yakni Omicron," ujar Hendri, Minggu (16/1/2022).

Ia mengatakan, sebagai Satgas Covid-19 Kabupaten Cianjur tentunya harus mencegah terjadinya kerumunan, satu di antaranya di Taman Alun-Alun Cianjur.

"Sebenarnya tak hanya di alun-alun. Kami juga dari Satpol PP terus melakukan pemantauan dan monitoring di beberapa titik yang dinilai bisa menimbulkan keramaian," katanya.

Foto petugas sedang melakukan pembersihan dan pemeliharaan di kawasan Alun-alun Cianjur
Foto petugas sedang melakukan pembersihan dan pemeliharaan di kawasan Alun-alun Cianjur (Tribun Jabar/Ferri AM)

Selama pembukaan Taman Alun-alun Cianjur, lanjut Hendri, Satpol PP dibantu dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur melakukan kegiatan vaksinasi.

"Jika ada yang belum suntik vaksin," ujarnya.

Hendri mengatakan, sebelumnya jumlah pengunjung yang datang ke Taman Alun-alun Cianjur dalam satu minggu terhitung dimulai dari Selasa, Kamis, Sabtu dan Minggu biasanya mencapai tiga ribu orang.

"Ya, artinya dari biasanya sebanyak tiga ribu orang, kini hanya 1.500 orang. Itupun syarat wajib harus sudah divaksin dua kali," katanya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved