Breaking News:

Jalur Provinsi di Majalengka Dikeluhkan Warga, Belum Juga Diperbaiki Setelah Longsor Sebulan Lalu

Ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Majalengka dan Cikijing atau di Desa Cimeong, Kecamatan Banjaran, dikeluhkan warga.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Giri
Tribun Cirebon/Eki Yulianto
Potret kondisi ruas jalan di jalur provinsi tepatnya di Desa Cimeong, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka, yang semakin hari semakin lebar akibat longsor satu bulan lalu, Sabtu (15/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Majalengka dan Cikijing atau di Desa Cimeong, Kecamatan Banjaran, dikeluhkan warga.

Pasalnya, jalan provinsi itu tak kunjung diperbaiki setelah peristiwa longsor yang terjadi setahun lalu.

Akibatnya, jalan itu nyaris putus lantaran besarnya material jalan yang ambles.

Dewangga (34), salah seorang pengguna jalan mengatakan, dia jadi lebih ekstra hati-hati ketika melintas area tersebut.

"Terutama ketika hujan dan malam hari. Longsor terjadi di tikungan jalan yang cukup tajam. Dari arah seberang longsoran, sungai dan tebing. Dari arah Majalengka juga tebing yang kerap longsor," ujar Dewangga, Sabtu (15/1/2022).

Untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas, menurut dia, ada warga yang mengatur laju kendaraan.

Hal itu menjadi keuntungan tersendiri bagi warga yang sering lewat.

“Kemarin mah ada truk tronton dari arah Majalengka menuju Talaga, mogok tidak bisa melaju, banyak menginjak lumpur. Pengemudi tampaknya terlampau hati-hati hingga melaju terlalu pinggir melebihi bahu jalan. Akibatnya ban kendaraan tertanam ke tanah lumpur dan tidak bisa melaju lagi,” ucapnya.

Pantauan Tribun, longsor jalan yang terjadi pada awal Desember 2021 lalu di titik tersebut semakin lebar dan panjang.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved