Breaking News:

Dinkes Kota Tasikmalaya Ikut Komentari Dugaan Adanya Kasus Omicron di Kabupaten Tasikmalaya

Pemerintah Kota Tasikmalaya menanti kepastian dugaan kasus Omicron di Kabupaten Tasikmalaya.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: taufik ismail
KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Ilustrasi Covid-19 Varian Omicron. (KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya ikut menanggapi dugaan adanya kasus Omicron di Kabupaten Tasikmalaya.

Terduga kasus Covid-19 varian Omicron asal Singaparna yang sebelumnya diungkapkan Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Muhammad Zen, itu ternyata murid SD.

Namun begitu, terduga ternyata baru dinyatakan reaktif hasil tes antigen, belum adan hasil lab dari Dinkes Jabar.

Menanggapi hal itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Pentakit (P2P) Dinkes Kota Tasikmalaya, Asep Hendra, menyebut pihaknya belum menerima konfirmasi dari Kemenkes.

Menurut Asep, jika benar di Kabupaten Tasikmalaya ada kasus Omicron maka daerah terdekat termasuk Kota Tasikmalaya akan mendapat tembusan dari Kemenkes.

"Sejauh ini kami belum menerima apa-apa. Kalau betul ada kasus varian Omicron di Singaparna, mestinya kami mendapat surat dari Kemenkes agar kami melakukan antisipasi," kata Asep, Sabtu (15/1).

Melihat kondisi seperti itu, Asep pun belum bisa memastikan keberadaan kasus Omicron di Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

Baca juga: TERNYATA Terduga Positif Omicron Asal Singaparna Tasik Seorang Murid SD, Belum Pernah ke Luar Negeri

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved