Breaking News:

Nenek Ditipu Cucu

Tega, Nenek 80 Tahun Ditipu Cucu Tiri, Kini Terancam Terusir dari Rumahnya, Tanda Tangan Dipalsukan

Ellen Plaissaer Sjair (80), ditipu cucu tirinya. Kini, perempuan lanjut usia yang tinggal seorang diri itu terancam terusir dari rumahnya sendiri.

Istimewa via Bobby Herlambang Siregar
Nenek Ellen, lansia berusia 80 tahun di Kabupaten Bandung Barat 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ellen Plaissaer Sjair (80), ditipu cucu tirinya. Kini, perempuan lanjut usia yang tinggal seorang diri itu terancam terusir dari rumahnya sendiri.

Kuasa hukum Ellen, Bobby Herlambang Siregar dari kantor hukum Willard Malau & Partners mengatakan, peristiwa yang menimpa Ellen terjadi sejak 2013.

Kala itu, cucu tiri Ellen berinisial IW menjual tanah dan bangunan rumah seluas 3.230 meter persegi di Blok Jayagiri, Kampung Jayagiri, RT 04 RW 11, Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Rumah milik nenek Ellen itu dijual IW kepada orang lain dengan memalsukan tanda tangan surat kuasa.

Baca juga: Nenek Ellen di Lembang Ditipu Cucu Tiri, Kini Terancam Terusir di usia 80 Tahun dan Sebatang Kara

Ellen kemudian melaporkan perbuatan cucu tirinya ke Polisi. IW pun divonis dua tahun kurungan penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung pada 2017, karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana akta otentik.

"Notaris yang membantu dalam proses jual beli tanah itu juga sudah dinyatakan bersalah oleh Majelis Pengawas Daerah Notaris," ujar Bobby, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (14/1/2022).

Meski cucu tiri dan notarisnya sudah diputus bersalah, rumah milik Ellen tetap terjual. Pembelinya kemudian mengajukan gugatan kepada Ellen agar segera mengosongkan rumahnya.

Di tingkat pengadilan Ellen kalah, mulai dari tahap pertama, banding, kasasi hingga peninjauan kembali (PK) justru dimenangkan penggugat.

"Putusan- putusan pengadilan yang mengalahkan Nenek Ellen mengakibatkan Nenek Ellen dipaksa untuk mengosongkan dan menyerahkan rumah yang tidak pernah dijual olehnya, di mana hal ini jelas sangatlah melukai rasa keadilan," katanya.

Pihaknya sudah melayangkan gugatan ke PN Bale Bandung, guna membatalkan akta jual beli yang dinilai cacat hukum. Sebab, kata dia, sudah terbukti terdapat pemalsuan tanda tangan surat kuasa.

"Namun lagi-lagi secara menyakiti serta melukai rasa keadilan, gugatan tersebut oleh Majelis Hakim pemeriksa perkara dinyatakan tidak dapat diterima (Niet Onvankelijkevaanklard) dengan alasan penerapan asas Nebis in Idem," ucapnya.

Baca juga: Nenek Ellen di Lembang Ditipu Cucu Tiri, Kini Terancam Terusir di usia 80 Tahun dan Sebatang Kara

Bobby berencana meminta pihak pengadilan agar menunda eksekusi lahan dan bangunan rumah milik Ellen. Sebab, saat ini Ellen tinggal sebatang kara dengan kondisi sudah lanjut usia. Pihaknya juga mengupayakan langkah hukum lain, berupa banding atas putusan hakim itu.

"Karena salah satu harapan sederhana Nenek Ellen di masa senjanya ialah dapat tinggal dengan damai di rumah kenangan peninggalan mendiang suaminya," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved