Breaking News:

Tadi Sore Angin Kencang Tumbangkan Pohon, Timpa Ruang Kelas dan Perpustakaan SDN 1 Mangkubumi Ciamis

pohon albasia tumbang yang menimpa ruang kelas dan ruang perpustakaan SDN 1 Mangkubumi yang berlokasi di  Dusun Desa Rt 01 RW 05 Desa Mangkubumi

Penulis: Andri M Dani | Editor: Ravianto
foto Dok FK Tagana Ciamis
Diterjang pohon tumbang atap ruang kelas SDN 1 mangkubumi porakporanda saat hujan lebat Jumat (14/1) pukuln16.00 sore(foto Dok FK Tagana Ciamis) 

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Kegiatan belajar mengajar di SDN 1 Mangkubumi untuk hari Sabtu (15/1) besok terpaksa diliburkan dulu sementara.

Diliburkannya KBM di SDN 1 Mangkubumi  Sadananya tersebut menyusul porakporandannya atap satu ruang kelas dan ruang perpustakaan setelah dihantam pohon albisia tumbang diterjang angin kencang saat hujan lebat Jumat (14/1) pukul 16.00 sore.

”Kami dari pemerintahan desa Mangkubumi sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah dan Korwil Pendidikan Sadananya, minta kegiatan belajar di SDN  1 Mangkubumi besok (Sabtu, 15/1) diliburkan dulu sementara. Besok warga rencana akan bergotong royong mengevakuasi pohon yang menimpa sekolah   ,” ujar Kades Mangkubumi Sadananya, Ali Muhidin kepada Tribun Jumat (14/1).

Menurut Ali, pohon albasia tumbang yang menimpa ruang kelas dan ruang perpustakaan SDN 1 Mangkubumi yang berlokasi di  Dusun Desa Rt 01 RW 05 Desa Mangkubumi tersebut cukup besar dan tinggi.

“Kejadiannya tadi sekitar pukul 16.00 masih turun hujan. Bersamaan dengan ramai-ramai kejadian gempa di Jakarta. Tapi di sini tidak terasa gempa. Ramainya karena ada pohon menimpa atap sekolah,” katanya.

Waktu kejadian Jumat sore tersebut dalam kondisi sekolah lagi kosong, tidak ada kegiatan belajar maupun kegiatan lainnya. 

Pohon albasia yang tumbang tersebut tumbang tersebut tumbuh di kebun warga di  belakang sekolah. Bagian batangnya menghantam bagian atap ruang perpustakan sedangkan ujung pohonnya menghantam atap ruang kelas V.

Paling parah katanya memang ruang perpustakaan atapnya porak poranda. Plavon porak poranda, buku-buku dan perabot maupun alat peraga yang ada di ruang perpustakaan tersebut basah kuyup.

Jumat sore tersebut selain aparat desa, juga sudah datang ke lokasi petugas babinsa, babinkamtibmas, BPBD dan Tagana.

“Tapi pohon yang tumbang belum dievakuasi. Masih nyangsang di bagian atap sekolah,” ujar Kades Mangkubumi, Ali Muhidin.

Selain hujan, pohon tumbang yang nyangsang di bagian atap sekolah tersebut belum dievakuasi karena kurang peralatan.

“Relawan dan BPBD sebagian besar sedang berada di Lakbok karena banyak rumah yang kena angin kencang. Makanya sudah disepakati bersama BPBD, Tagana serta petugas rencana evakuasi pohon akan dilakukan besok (Sabtu, 15/1) saja. Warga pun siap bergotong royong,” katanya.

Untuk tidak terjadi hal-hal yang diinginkan dan tidak mengganggu kegiatan belajar, menurut Ali pihak desa sudah meminta pihak sekolah dan korwil pendidik meliburkan kegiatan belajar di SDN 1 Mangkubumi.

“Liburnya hanya sehari besok saja. Jadi besok tersebut kegiatannya untuk mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa ruang kelas dan ruang perpustakaan tersebut,” ujar Kades Ali Muhidin (andri m dani)  

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved