Breaking News:

Praktik Pungli di Sekolah Negeri Masih Terjadi, Ini Status Dua Pelaku Pungli di SMAN 22 Bandung.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas berinisial ER dan Kepala Sekolah SMAN 22 berinisial H diduga melakukan pungutan liar terhadap orang tua siswa mutasi

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID
Kepala Bidang Data dan Informasi (Kabid Datin) Saber Pungli Jabar, Yudi Ahadiat 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas berinisial ER dan Kepala Sekolah SMAN 22 berinisial H, diduga melakukan pungutan liar terhadap orang tua siswa yang mutasi. 

Kepala Bidang Data dan Informasi (Kabid Datin) Saber Pungli Jabar, Yudi Ahadiat mengatakan, saat ini keduanya masih sebagai terperiksa atas dugaan tersebut. 

"Mereka masih sebagai terperiksa saja keduanya, karena mereka yang paling berperan," ujar Yudi, saat dihubungi Tribun Jabar, Jumat (14/1/2022). 

Pihaknya akan menggelar yustisi untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. 

"Nanti akan digelar yustisi, itu mekanisme kita. Apakan nanti akan dilimpahkan ke aparat penegak hukum, apakah nanti masuk ke Tipikor atau Krimum atau dilimpahkan ke Inspektorat, untuk diberikan sanski sesuai dengan PP 53 tahun 2010 jo PP 94 2021, tentang disiplin ASN," katanya. 

Menurutnya, temuan ini menjadi bukti bahwa praktik pungli di sekolah negeri masih terjadi.

Ia pun meminta kepada mayarakat yang merasa dimintai sejumlah uang oleh guru atau jajarannya untuk melapor ke Saber Pungli Jabar

"Mungkin ini tidak hanya di SMAN 22 Bandung, bisa jadi di sekolah lain, mungkin nilainya lebih tinggi cuma tidak ada yang mengadu.

Tinggal tunggu saja, ini menjadi contoh bagi sekolah lain agar tidak meniru SMAN 22," ucapnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved