Breaking News:

Pasang Foto Berseragam Reskrim di Aplikasi Pencari Jodoh, Bikin Pengangguran Ini Mampu Pikat Wanita

Pantas saja Suwignyo (36) yang pengangguran ini berhasil memikat sejumlah perempuan termasuk janda kaya raya asal Tasikmalaya.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Darajat Arianto
Dok Polres Tasikmalaya Kota
Sedan Mercedes Benz C Class serta Honda CBR 250 cc disita polisi dari Suwignyo untuk dijadikan barang bukti kejahatannya di Polres Tasikmalaya Kota, Rabu (12/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Pantas saja Suwignyo (36) yang pengangguran ini berhasil memikat sejumlah perempuan termasuk janda kaya raya asal Tasikmalaya.

Tak cukup menjadi polisi gadungan, Suwignyo yang berdomisili di Grobogan, Jateng, ini juga ternyata masang status keren di aplikasi pencari jodoh.

Ia menggunakan nama Aris Setiawan berpangkat Aipda dan berdinas sebagai anggota reskrim di Polda Jabar.

Tak tanggung-tanggung ia pun memasang foto dirinya mengenakan seragam khas anggota reskrim yakni kemeja putih, celana hitam serta dasi merah.

"Dengan status dan foto seperti itu, perempuan mana tak tak klepek-klepek lihat penampilan polisi gadungan di aplikasi pencari jodoh itu," kata Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Agung Tri Poerbowo, sedikit bercanda, di Mapolres, Jumat (14/1).

Dari hasil memperdayai seorang janda kaya asal Tasikmalaya saja tersangka berhasil merenovasi rumah dan membeli dua kendaraan mewah yakni sedan Mercedes Benz C Class serta sepeda motor CBR 250 cc.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Aszhari Kurniawan, mengekspos kasus dugaan penipuan yang dilakukan Suwignyo terhadap seorang janda kaya raya, di Mapolres, Rabu (12/1).
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Aszhari Kurniawan, mengekspos kasus dugaan penipuan yang dilakukan Suwignyo terhadap seorang janda kaya raya, di Mapolres, Rabu (12/1). (Tribun Jabar)

Yang berhasil diperdaya tersangka itu tak lain SH (36), janda kaya asal Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, yang menjadi pengusaha di Sumsel.

"Keduanya pun sempat bertemu tiga kali setelah berkenalan melalui aplikasi pencari jodoh tersebut," kata Agung.

Setelah hubungan merasa sudah dekat, tersangka mulai melancarkan niat jahatnya. Ia mulai meminjam uang kepada SH.

Tanpa curiga SH memberikan uang pinjaman. Terlebih tersangka mengaku sedang mengajukan pinjaman ke bank dengan agunan SK pengangkatan sebagai anggota polisi.

Baca juga: Polisi Gadungan Itu Ternyata Perdayai Perempuan Lain di Jabar dan Jateng, Selain Janda Kaya Tasik

Tak terasa jumlah pinjaman tersangka Kepada korban hingga mencapai Rp 300 juta. Korban mulai berharap tersangka mengembalikannya.

Korban mulai curiga setelah tersangka mulai banyak menghindar. Belakangan korban pun akhirnya tahu bahwa tersangka ternyata polisi gadungan.

Ia pun segera mengadukan Suwignyo ke Polres Tasikmalaya Kota. Tersangka akhirnya dibekuk di rumahnya di Grobogan, Jateng. 

Barang bukti sedan Mercedes Benz C Class serta motor Honda CBR 250 cc juga ikut dibawa untuk barang bukti. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved