Breaking News:

Harga Minyak Goreng Mahal, Rumsih Lansia Karawang Pilih Masak dengan Dikukus

Mahalnya minyak goreng dirasakan sulit oleh Rumsih (50), warga Kelurahan Karangpawitan Kecamatan Karawang Barat Kabupaten Karawang. 

Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: Mega Nugraha
TRIBUNJABAR.ID/HILMAN KAMALUDIN
Minyak goreng yang dijual pedagang sembako di Pasar Panorama, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (21/11/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNJABAR.ID,KARAWANG- Mahalnya minyak goreng dirasakan sulit oleh Rumsih (50), warga Kelurahan Karangpawitan Kecamatan Karawang Barat Kabupaten Karawang

Saat ada pasar murah yang menjual minyak harga goreng di halaman kantor Dinas Perdagangan Karawang dengan harga murah, dia bergegas masuk antrean. 

Setelah satu jam antrean, dia akhirnya bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga murah. Saat ini harga minyak goreng, Rumsih akui sangat mahal. Harganya bisa mencapai Rp23 ribu perliter.

Rumsih yang merupakan ibu rumah tangga, saat ini harus lebih mengirit minyak goreng, caranya dengan menggunakan minyak goreng seperlunya dan lebih banyak memasak masakan dengan dikukus.

Baca juga: 2.000 Liter Minyak Goreng Ludes Dalam Satu Jam Saat Operasi Pasar di Karawang, Ini Harapan Warga

"Banyak juga dikukus, sekarang jarang goreng-goreng. Menggoreng juga seperlunya. Enggak ada masak yang makanannya sampai direndam minyak," katanya.

Dia menyebut, minyak murah program Kementerian Perdagangan ini sangat membantu.

"Hari ini saya beli dua liter. Kalau misalnya harganya tetap mahal. Saya harap pemerintah tetap memberikan bantuan seperti ini (pasar murah)," katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan Ahmad Suroto menjelaskan harga minyak dipasaran sedang tinggi. Yakni Rp 21-22 ribu per liter. Namun hari ini dijual Rp 14 ribu per liter.

Baca juga: Mulai Hari Ini, Disperindag Jabar Gelar Pasar Murah Minyak Goreng di 11 Daerah Ini

Ia mengatakan operasi pasar digelar di dua tempat yakni Dinas Perdagangan dan Kecamatan Kutawaluya.

"Saya pastikan bukan untuk hari ini dan besok saja. Tetapi kita akan berupaya terus hingga bertahap sampai harga kembali normal," ujarnya. (Cikwan Suwandi)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved