Breaking News:

10 Kota/Kabupaten yang Bisa Laksanakan Vaksinasi Booster, Golongan Masyarakat Ini yang Diutamakan

Vaksinasi Covid-19 dosis ketiga dipastikan tak akan dilakukan di 16 kabupaten/kota di Jawa Barat dalam waktu dekat.

Tribun Jabar / Muhammad Syarif Abdussalam
Vaksinasi Covid-19 warga berkebutuhan khusus di RS Hermina Pasteur, Kamis (11/11/2021) 

TRIBUNJABAR.ID - Vaksinasi Covid-19 dosis ketiga dipastikan tak akan dilakukan di 16 kabupaten/kota di Jawa Barat dalam waktu dekat. Vaksinasi penguat (booster) belum bisa diberikan karena ke-16 daerah tersebut belum memenuhi persyaratan minimal yang ditentukan pemerintah. Vaksinasi penguat hanya akan digelar di daerah yang vaksinasinya sudah mencapai 70 persen dosis pertama dan 60 persen dosis kedua.

Ketua Divisi Vaksinasi Satgas Penanganan Covid-19, Dedi Supandi, mengatakan baru 10 kota dan kabupaten di Jabar yang dosis pertamanya di atas 70 persen dan dosis keduanya di atas 60 persen.

Baca juga: Tinjau Vaksin Booster untuk Lansia, Pak Uu Minta Masyarakat Bisa Ikut Vaksin Tahap Tiga

"Yakni Kota Bandung, Kota Cirebon, Kota Bogor, Kota Sukabumi, Kota Cimahi, Kota Banjar, Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Sumedang," sebut Dedi kepada Tribun Jabar, Kamis (13/1).

Dedi mengatakan ada tiga jenis vaksin yang akan digunakan dalam vaksinasi dosis ketiga nanti.

"Vaksin ada Sinovac, ada Astrazeneca, dan juga Pfizer. Sinovac kurang lebih di 1 juta lebih dosis, Astrazeneca di 79 ribu, dan Pfizer 79 ribu sekian. Itu semua belum terancam kedaluwarsa. Hanya itu yang akan dipergunakan untuk melakukan booster," ujarnya.

Untuk tahap pertama, ungkap Dedi, vaksinasi penguat hanya akan diberikan untul lansia dan masyarakat yang karena profesinya rentan tertular Covid-19,

"Jadi rentan ini seperti pekerja kesehatan, TNI-Polri, dan guru tenaga pendidikan, itu yang akan kita utamakan," katanya.

Dedi mengatakan pemberian vaksin penguat sudah dimulai sejak 27 Desember 2021 dengan menggunakan stok vaksin yang hampir kedaluwarsa. Upaya itu pun telah mendapat izin dari pemerintah pusat.

Baca juga: Ini Jenis Vaksin Covid-19 yang Disuntikkan sebagai Booster di Jawa Barat, Ada Tiga

"Kenapa dari 27 Desember 2021, karena kami mengajukan surat kaitan dengan vaksin yang akan terancam kadaluarsa. Itu ada 184 ribu vaksin akan berakhir di Januari 2022. Tapi itu sudah tuntas semua," ujarnya.

Ditemui saat meninjau pelaksanaan vaksin booster atau tahap tiga bagi lansia, di Puskesmas Semplak, Kota Bogor, kemarin, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum memastikan, semua warga akan mendapatkan vaksinasi booster. Menurutnya, Pemda Provinsi Jabar telah mempersiapkan matang vaksinasi booster ini. Mulai dari sarana prasarana, struktur, infrastruktur, hingga suprastruktur. Sehingga dirinya yakin tidak akan ditemui kendala yang berarti dalam pelaksanaan vaksinasi tahap tiga kali ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved