Breaking News:

Pramuka Korban Lingkaran Setan

Sadisnya Lingkaran Setan Pramuka di SMAN 1 Ciamis, Korban Dipukuli, Kini Terbaring di Rumah Sakit

Korban penganiayaan senioar dalam kegiatan Pramuka di SMAN 1 Ciamis, terbaring di rumah sakit. Dalam kegiatan Lingkaran Setan, korban dipukuli.

Penulis: Padna | Editor: Kisdiantoro
Istimewa
Keluarga korban di Pangandaran, yang diduga korban penganiayaan senior dalam kegiatan 'lingkaran setan' Pramuka di SMAN 1 Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa barat, meminta pihak terkait serius menangani kasus yang menimpa anaknya. 

Kemudian, mereka saling pukul memukul antara teman satu dan temannya.

"Saling pukul, kudu tarik silih gablok (harus kencang saat dipukul). Siapa yang tangguh mendapat pukulan itu, maka akan terpilih menjadi pinsa," ucap Ani.

Dan yang kuat itu, hanya tersisa empat Siswa dan yang satu mundur karena memang tidak sanggup. 

"Yang tetap Kokoh adalah empat orang, yaitu  anak berinisial M, E dan juga anak Saya (F)," kata Ia.

Mereka, semuanya tangguh tetapi pada akhirnya ternyata anak-anak mengalami lebam-lebam, sakit panas semuanya.

"Kemudian, kalau M itu ada robek dibagian bibir, kalau anak saya luka lebam, ada luka tamparan atau ada luka pukulan," ujarnya..

Menurutnya, awal mengetahui anaknya mengalami luka-luka yaitu dari satu orang tuanya korban (ibunya E).

Ia tahu setelah ada WhatsApp dari ibunya E. Hari Sabtu sore, sampai malam Minggu itu, anaknya tidak bisa dihubungi. 

"Ternyata, menurut cerita anak saya, bahwa karena ketiga anak kondisinya panas, termasuk anak Saya yang keadaannya paling parah itu dibawa ke kosannya senior," ucap Ani.

Memang, disana (kosannya senior) juga diobati, kemudian dikompres biar kempes lebamnya. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved