Breaking News:

Presiden Jokowi Bakal Hadiri Dies Natalis ke-67 Unpar Bandung, Ini Kegiatan yang Bakal Dilakukannya

Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung pada Senin (17/1/2022) bakal melaksanakan Dies Natalis ke-67 dan bakal dihadiri Presiden Jokowi

Tribun Jabar/Deni Denaswara
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Bandung Yana Mulyana didampingi Ketua Umum Ikatan Alumni Ivan Sadik (kiri) dan Rektor Universitas Parahyangan (Unpar) Mangadar Situmorang berdialog dengan penerima bantuan kepada anak yang orang tuanya terdampak pandemi Covid-19 di Rumah Kentang, Jalan Banda, Bandung, Kamis (23/12/2021). Sebanyak 100 anak memperoleh bantuan tersebut, yang merupakan upaya pengentasan kemiskinan dan persoalan pendidikan di tengah pandemi Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung pada Senin (17/1/2022) bakal melaksanakan Dies Natalis ke-67.

Rencananya, dalam dies natalis kali ini secara langsung Presiden RI, Joko Widodo bakal hadir sekaligus meresmikan Gedung Pusat Pembelajaran Arntz-Geise (PPAG) di Jalan Ciumbuleuit. 

Rektor Unpar Bandung Mangadar Situmorang menjelaskan dalam konferensi pers yang dilaksanakan Kamis (13/1/2022) di Gedung Unpar bahwa Dies Natalis ke-67 ini bakal diisi oleh Presidential Lecture dengan tema 'Pancasila Kekuatan Rakyat dan Keindahan Tradisi'.

"Presidential Lecture bakal disaksikan oleh sekitar 10 ribu baik karyawan Unpar, dosen, hingga mahasiswa secara luring maupun daring. Pak Presiden bakal memaparkan selama 45 menit. Tentunya bagi yang hadir di kampus, kami terapkan protokol kesehatan dengan ketat dan pembatasan tamu undangan sesuai dengan aturan yang berlaku di PPKM level 2," ujarnya.

Rektor Unpar Mangadar Situmorang
Rektor Unpar Mangadar Situmorang (Tribun Jabar)

Tak hanya berikan pemaparan dan meresmikan gedung PPAG, Presiden Jokowi pun secara langsung menyaksikan pemberian beasiswa bagi mahasiswa Unpar yang terpilih.

Pelaksanaan dies natalis Unpar ke 67 ini, katanya, dilakukan secara kolaboratif antarpihak, seperti universitas dengan alumni Unpar (IKA Unpar) yang diketuai Ivan P Sadik.

Adapun gedung PPAG yang bakal diresmikan ini, Mangadar menyebut diproyeksikan sebagai tempat pembelajaran lintas ilmu dan disiplin setiap fakultas, sehingga nantinya hadir interaksi terbuka antara mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu.

"Gedung PPAG termasuk auditoriumnya ini merupakan ruangan langka. Mungkin auditoriumnya menjadi yang ketiga se-Indonesia, setelah Aulia Simponi Jakarta dan yang ada di Malang," katanya.

Kepala Disbudpar Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari menambahkan bahwa Satgas Covid-19 Kota Bandung sudah menekankan kepada pihak Unpar untuk mematuhi protokol kesehatan dengan ketat sesuai PPKM level 2.

"Kegiatan (Dies Natalis) ini kegiatan yang kategorinya MICE (meeting, incentive, conference, exhibitions). Jadi, nanti yang hadir di auditorium maksimal hanya 300 orang. Sisanya bisa di ruangan lainnya," ujar Kenny di Unpar.

Sebelum dilaksanakannya dies natalis ini, pihak Unpar pun memberlakukan protokol kesehatan ketat dengan mewajibkan tamu undangan sudah divaksin sebanyak dua kali serta diharuskan H-1 melakukan tes swab PCR dengan hasil negatif covid. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved