Breaking News:

Taman Dewi Sartika

Pahlawan Kaum Wanita Dewi Sartika Jadi Ikon Taman di Kota Bandung, Tak Pernah Sepi Pengunjung

Salah satunya patung Raden Dewi Sartika, yang kini dijadikan sebagai nama sebuah taman di Kota Bandung, tepatnya di komplek Balai Kota Bandung.

Tribun Jabar
Patung Raden Dewi Sartika di Taman Dewi Sartika, Kota Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kota Bandung selalu memiliki kisah dan sejarah bagi peradaban bangsa Indonesia.

Sejumlah kisah dan sejarah terukir melalui sebuah bangunan atau ikon yang berdiri.

Salah satunya patung Raden Dewi Sartika, yang kini dijadikan sebagai nama sebuah taman di Kota Bandung, tepatnya di komplek Balai Kota Bandung.

Taman Dewi Sartika ini hadir sebagai paru-paru Kota Bandung sejak 1885.

Sebelum bernama Taman Dewi Sartika, taman ini dinamakan Pieter Sitjhoffpark atau Pieterspark yang memang tokoh itu memiliki andil untuk pembangunan Kota Bandung.

Sejak 1996, taman itu resmi bernama Taman Dewi Sartika, bersamaan dengan dihadirkannya patung wajah pahlawan nasional Dewi Sartika.

Di sana juga terdapat taman yang tak jauh dari area gazebo.

Berdasarkan informasi, patung itu secara langsung diresmikan oleh wali kota Bandung saat itu, Wahyu Hamijaya.

Taman ini menjadi ikon Kota Bandung selain taman Alun-alun lantaran tak pernah sepi oleh pengunjung untuk bersantai-santai selepas berolahraga.

Kini, taman tersebut sering digunakan kegiatan-kegiatan, semisal Bandung Menjawab, operasi pasar, vaksinasi, dan bazar.

Raden Dewi Sartika adalah pahlawan nasional sekaligus tokoh perintis pendidikan kaum wanita.

Dewi Sartika diakui sebagai pahlawan nasional oleh pemerintah pada 1966.

Dia merupakan tokoh asli Jawa Barat, tepatnya dari Cicalengka, Kabupaten Bandung. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved