Breaking News:

Langkah Antisipasi Ini Dilakukan Pemprov Jabar Kalau Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19 Akibat Omicron

Bebagai langkah antisipasi disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menangani lonjakan kasus Covid-19 akibat varian Omicron.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Giri
freepik
Ilustrasi virus corona - Bebagai langkah antisipasi disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menangani lonjakan kasus Covid-19 akibat varian Omicron. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bebagai langkah antisipasi disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menangani lonjakan kasus Covid-19 akibat varian Omicron.

Selain kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan, penguatan testing, tracing dan treatment (3T) intens dilakukan di tingkat puskesmas.

Selain itu masyarakat diharapkan menjauhi kerumunan serta mengurangi mobilitas.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Nina Susana Dewi, mengimbau kepada masyarakat Jabar untuk tidak panik, tetapi tetap waspada.

Satu bentuk kewaspadaan itu tecermin dalam penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi.

"Kalau tidak hati-hati, kasus Covid-19 pada bulan Februari bisa naik. Tapi penularan bisa tertahan atau landai jika kita bersama-sama meningkatkan prokes," kata Nina di Kantor Dinas Kesehatan Jabar, Kota Bandung, Kamis (14/1/2022).

Penanganan varian Omicron, kata Nina, sama dengan penanganan Covid-19 varian lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Nina Susana Dewi.
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Nina Susana Dewi. (tribunjabar/siti fatimah)

Pemerintah memperkuat 3T dan fasyankes, sedangkan masyarakat disiplin prokes dalam berkegiatan, menjauhi kerumunan baik di ruang terbuka maupun tertutup dan mengurangi mobilitas.

Menurut Nina, pengalaman penanganan gelombang dua pada pertengahan tahun lalu akan menjadi rujukan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved