Breaking News:

Cerita Mulyanto Terpidana Teroris eks Anggota JAD kembali ke NKRI : Saya Tersesat Begitu Jauh

Mulyanto (35) bin Rahman terpidana teroris kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD)  memilih kembali setia kepada NKRI

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar/ Sidqi Al Ghifari
Terpidana teroris ikrar janji kembali setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Lapas Klas II B Banyuresmi Garut, Kamis (13/1/2022). 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Mulyanto (35) bin Rahman terpidana terorisme kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD)  memilih kembali setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ia mengaku awalnya enggan untuk kembali kepangkuan NKRI karena hal itu bertentangan dengan ideologi yang ia anut bersama kelompoknya.

"Awal-awal ditangkap dulu saya benar-benar tidak mau ikrar, saya pertahankan ideologi saya, karena waktu itu NKRI bertentangan dengan ideologi yang saya anut," ujarnya saat diwawancarai Tribunjabar.id di Lapas Klas II Banyuresmi, Kabupaten Garut, Kamis (13/1/2022).

Mulyanto mengaku sebelum ditangkap Detasemen Khusus 88 ia aktif bersama kelompok JAD. 

Baca juga: Anggota DPRD Indramayu Terima Surat Kaleng Berisi Kisah Pilu Honorer Diperlakukan Tak Manusiawi

Ia pun sudah mengikuti pelatihan-pelatihan yang dilakukan di Bukit Gema Pekanbaru, dalam pelatihan tersebut ia dilatih dasar-dasar militer oleh pemimpinnya.

"Pelatihannya di Bukit Gema, Pekanbaru, di sana dilatih segala macam, cara bela diri, menggunakan senjata dan cara bertahan hidup," ucapnya.

Ia menjelaskan selama di masa pembinaan di lapas, ia banyak belajar tentang Negara Kesatuan Republik Indonesia yang selama ini ia benci.

Termasuk sering berkomunikasi dengan petugas lapas yang ternyata komunikasi tersebut mampu menyadarkannya bahwa yang ia anut selama ini adalah bertentangan dengan NKRI.

"Awalnya saya sadar yaitu ngobrol bersama teman-teman, bersama petugas lapas yang begitu dekat dengan saya, saya juga sering dijenguk oleh petugas dari BNPT, dari situ pikiran saya terbuka," ungkapnya.

Baca juga: PENAMPAKAN Fosil Hiu Megalodon Berusia Jutaan Tahun, Ditemukan di Sungai Cisuluheun Majalengka

Ia mengaku bahwa hidup harus tetap dilanjutkan dan bisa bermanfaat bagi orang banyak salah satunya bagi keluarganya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved