Breaking News:

Warga Tasik Ditemukan Mengambang di Kolam, Diduga Epilepsinya Kambuh saat Akan Mandi

Seperti nasib malang yang dialami Yadi (37), warga Kampung Cintamanah, Kelurahan Singkup, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Ravianto
dokumentasi warga/denden
Warga berkerumun di lokasi temuan jasad Yadi (37) di Kampung Cintamanah, Kelurahan Singkup, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Rabu (12/1) sore. (dokumentasi warga/denden) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Hati-hati memiliki keluarga penderita ayan atau penyakit epilepsi. Jangan dilepas pergi ke lokasi perairan seorang diri.

Seperti nasib malang yang dialami Yadi (37), warga Kampung Cintamanah, Kelurahan Singkup, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya.

Lelaki lajang penderita epilepsi ini ditemukan tak bernyawa, mengambang di sebuah lokasi mata air yang dijadikan pemandian umum di kampung itu, Rabu (12/1) sore.

Yadi ditemukan warga setengah mengambang dengan posisi telungkup di kolam mata air berukuran sekitar 2x2 meter.

Diduga Yadi pergi mandi sendirian ke lokasi pemandian yang berada di sebuah lembah itu dan penyakitnya kambuh.

Sukardi (57), paman korban, mengatakan, pihak keluarga mendapat kabar duka itu pukul 15.00 setelah ada warga yang menemukannya.

"Biasanya jika hendak ke pemandian umum ada yang mendampingi. Tapi tadi berangkat sendiri, tahu-tahu ada kabar musibah ini," ujar Sukardi.

Petugas Polsek Cibeureum bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota yang menerima laporan segera meluncur ke lokasi musibah.

Dari hasil identifikasi sementara, di tubuh korban terdapat luka di bagian dahi, diduga terbentur tembok saat tersungkur ke kolam mata air.

Hingga malam ini petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian apakah karena musibah atau ada faktor lain. (firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved