Breaking News:

Satu Orang Meninggal Dianiaya, Tiga Anggota Geng Motor Ditangkap Polresta Cirebon

"Dalam bentrokan tersebut, ada korban meninggal dunia akibat dianiaya para tersangka," kata Arif Budiman saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon

Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman (kiri), dan Kasat Reskrim, Kompol Anton (kanan), saat menunjukkan barang bukti senjata tajam dalam konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (12/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon membekuk tiga anggota geng motor yang terlibat bentrokan.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, mengatakan ketiganya berinisial SR, RM, dan BM yang tercatat sebagai warga Kota serta Kabupaten Cirebon.

Menurut dia, para tersangka merupakan anggota geng motor RPM dan terlibat bentrokan dengan kelompok lainnya pada Minggu (2/1/2022) dinihari.

"Dalam bentrokan tersebut, ada korban meninggal dunia akibat dianiaya para tersangka," kata Arif Budiman saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (12/1/2022).

Ia mengatakan, dalam peristiwa yang terjadi kira-kira pukul 02.30 WIB itu terdapat korban luka berat dan kini masih dirawat intensif di RSUD Waled, Kabupaten Cirebon.

Baca juga: Geng Motor Tiba-tiba Serang Rumah Nenek 60 Tahun di Sukabumi, Mak Pipin Ketakutan, Ini Kronologinya

Bentrokan antarkelompok geng motor tersebut terjadi di jalan raya yang masuk wilayah Desa Karangwangun, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon.

Ketiga tersangka menyerang kelompok geng motor lawannya menggunakan senjata tajam berupa celurit, pedang, parang, dan lainnya.

"Senjata tajam yang digunakan para tersangka untuk menganiaya korban juga sudah diamankan dan dijadikan sebagai barang bukti," ujar Arif Budiman.

Arif menyampaikan, ketiga tersangka dijerat Pasal 170 KUHP, Pasal 351 KUHP, dan Pasal 160 KUHP serta diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Pihaknya pun turut mengamankan barang bukti lainnya, lima unit sepeda motor yang digunakan para tersangka untuk menyerang kelompok korban, pakaian, dan lainnya.

"Korbannya mengalami luka bacokan dan pukulan menggunakan besi serta kayu yang digunakan para tersangka," kata Arif Budiman. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved