Breaking News:

Supaya Berani, Komplotan Jambret di Cirebon Tenggak Miras Sebelum Beraksi Saat Malam Tahun Baru

Anggota Polresta Cirebon meringkus komplotan jambret yang beraksi pada malam Tahun Baru 2022. Kapolresta Cirebon Kombes Pol Arif Budiman, didampingi

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNCIREBON.COM/AHMAD IMAM BAEHAQI
Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Anton (kanan), saat menginterogasi komplotan jambret dalam konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (12/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Anggota Polresta Cirebon meringkus komplotan jambret yang beraksi pada malam Tahun Baru 2022.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, didampingi Kasat Reskrim, Kompol Anton, mengatakan, komplotan itu beranggotakan dua orang yang berinisial AR (27) dan AI (27).

Menurut dia, keduanya menjambret ibu-ibu yang melintas mengendarai sepeda motor di kawasan Gronggong, Kabupaten Cirebon, pada Jumat (31/12/2021) malam.

"Para tersangka berboncengan naik sepeda motor dan menarik tas korban yang saat kejadian dibonceng sepeda motor," kata Arif Budiman saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (12/1/2022).

Ia mengatakan, sempat terjadi aksi tarik-menarik karena korban tidak begitu saja menyerahkan tas dibawanya kepada para pelaku.

AR dan AI pun langsung kabur setelah berhasil merampas tas tersebut, namun korban berteriak sehingga menarik perhatian warga dan anggota polisi yang bersiaga di kawasan Gronggong.

Akhirnya, petugas yang berjaga di lokasi pun mengejar dan berhasil meringkus keduanya di Desa Ciperna, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

"Keduanya langsung diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, dan diproses hukum sesuai perbuatannya," ujar Kombes Pol Arif Budiman.

Arif menyampaikan, tas berisi barang-barang berharga dan uang tunai milik korban yang dirampas para tersangka pun turut diamankan sebagai barang bukti.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, mereka juga dijerat Pasal 365 KUHP dan diancam hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Selain itu, dari hasil pemeriksaan sementera diketahui para tersangka sempat menenggak minuman keras sebelum beraksi.

"Biar berani, minum (miras) dulu. Saya mengendarai sepeda motor dan menarik tas, setelah berhasil diserahkan ke AI dan kabur," kata AR kepada petugas. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved