Breaking News:

KRONOLOGI Pelajar SMP di Kota Tasikmalaya Meninggal Dikeroyok Warga

Sungguh malang nasib Shendi Herdianto (16). Pelajar SMP di Kota Tasikmalaya ini meninggal dikeroyok warga. 

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Firman Suryaman
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Aszhari Kurniawan, di Mapolres Tasikmalaya, Rabu (12/1). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Sungguh malang nasib Shendi Herdianto (16). Pelajar SMP di Kota Tasikmalaya ini meninggal dikeroyok warga. 

Shendi, warga warga Kelurahan/Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya dikira kawanan geng motor yang bikin onar.

Insiden itu terjadi di Kampung Sindang Sono, Kelurahan Setiamulya, Kecamatan Tamansari, satu bulan lalu.

"Dari hasil penyelidikan terhadap kasus tersebut, kami menangkap dua tersangka pelaku warga sekitar lokasi kejadian," kata Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Aszhari Kurniawan, di Mapolres, Rabu (12/1).

Baca juga: Ada Simpang Susun, Majalaya dan Ciamis Bakal Tersambung Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap

Keduanya berinisial IZ dan RZ. Petugas juga menyita barang bukti balok usuk serta cabang pohon yang digunakan memukul korban.

"Kejadiannya ketika korban mengendarai sepeda motor melintas di lokasi dan tiba-tiba diserang warga karena dikira kawanan geng motor yang sebelumnya bikin onar," kata Aszhari.

Baca juga: SOSOK Asep yang Tuntut Herry Wirawan Guru Bejat Perudapaksa Santri Hukuman Mati, Putra Tasikmalaya

Awalnya korban dihantam balok ke arah helm yang dikenakannya hingga pecah dan korban pun jatuh dari motor dan kembali dianiaya.

"Korban sempat menjalani perawatan selama lima hari. Namun karena luka-lukanya cukup berat, korban akhirnya meninggal," ujar Aszhari.

Kedua tersangka dijerat UU Perlindungan Anak dengan amcaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved