Breaking News:

Ayah di Sukabumi Siksa Anak Tiri saat Ibunya Pergi, Pelipis sampai Retak tapi Mengaku Cuma Mengelus

Saksi mata sekaligus tetangga korban, Deni Suryadi (52) mengatakan selama beberapa hari anak tersebut sering nangis saat tengah malam

Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Ravianto
Tribunjabar / Dian Herdiansyah
Unit PPA Satreskrim Polres Sukabumi Kota. Bocah 3 tahun warga Warudoyong disiksa ayah tiri hingga pelipisnya luka. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah.

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Ayah tiri yang menganiaya bocah 3 tahun di Keluarahan Warudoyong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabum, sempat mengaku tidak menyiksa saat didatangi mertuanya.

Saksi mata sekaligus tetangga korban, Deni Suryadi (52) mengatakan selama beberapa hari anak tersebut sering nangis saat tengah malam karena kesakitan akibat siksaan ayah tirinya.

"Awalnya saat bapak Istrinya datang ke kontrakannya, Ia tidak mengaku katanya hanya mengusapnya saja," ujarnya kepada Tribunjabar.id.

Namun setelah banyak warga yang memberitahukan kepada istrinya, bahwa anaknya sering disiksa, akhirnya ibunya mengetahuinya.

"Awalnya tidak ngaku bilangnya anaknya jatuh di motor. Setelah semuanya saksi dikumpulkan di kontrakannya. Akhirnya ayah tirinya tidak bisa ngelak," jelasnya.

Akibat siksaan ayah tirinya, anak tiga tahun tersebut mengalami luka memar di kepala di bagian pelipis dan harus mendapatkan penanganan dari ahli saraf mata. 

“Anaknya di bawa ke RS Bunut (RS Syamasudin SH), mukanya bengkak, pelipisnya retak dan harus diperiksa ke dokter saraf dan mata,” pungkasnya.

Sebelumnya, Deni Suryadi (52) mengatakan, bahwa ayah tirinya tersebut kerap memukuli anak tirinya ketika ibunya tidak ada di rumah.

"Sering anak tirinya itu dipukuli, tapi diam-diam karena takut diketahui agar gak diketahui istrinya," ujarnya kepasa tribunjabar.id, Rabu (12/1/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved