Breaking News:

48 Ribu Warga Kota Sukabumi Disuntik Vaksin Dosis Ketiga: Terima Kasih Pemerintah

Ribuan warga Kota Sukabumi hari ini, Rabu (12/1/2022) terima vaksin dosis ketiga atau vaksin booster dari Dinas Kesehatan Kota Sukabumi.

Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Dian Herdiansyah
Ribuan warga Kota Sukabumi hari ini, Rabu (12/1/2022) terima vaksin dosis ketiga atau vaksin booster dari Dinas Kesehatan Kota Sukabumi. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah.

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Ribuan warga Kota Sukabumi hari ini, Rabu (12/1/2022) terima vaksin dosis ketiga atau vaksin booster dari Dinas Kesehatan Kota Sukabumi.

Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, dr. Lulis Delawati mengatakan, vaksinasi dosis ketiga digelar di tujuh puskesmas di Kota Sukabumi.

"Sesuai arahan Kemenkes dan Pemprov Jabar, hari ini kami launching vaksin booster dengan vaksin AstraZeneca," ujanya, kepada Tribunjabar.id.

Lulis menjelaskan, untuk penerima vaksin booster ini, syaratnya usia lebih dari 18 tahun dan jarak dengan dosis kedua selama enam bulan. 

Baca juga: Ada Simpang Susun, Majalaya dan Ciamis Bakal Tersambung Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap

"Untuk vaksin yang kami sediakan sesuai stok vaksin yang ada, kita memberikan vaksin booster ini dengan jenis vaksin Astrazeneca dengan vaksin primernya dosis satu dan duanya Sinovac," jelasnya.

Perhari ini kalau lihat di sistem, kata Lulis  dengan jarak enam bulan dan memenuhi syarat itu ada 48 ribuan orang. 

"Makanya kita akan buka terus, rencana ke depan ada jadwalnya setiap hari di  Puskesmas da ada juga di sentra lainnya," punhkasnya.

Sementara itu, salah satu penerima vaksin booster, Kurnia Ananingsih (54) tahun mengakatan, dirinya sangat berterima kasih telah memfasilitasi vaksin booster secara gratis sehingga sebagai masyarakat merasa terbantu.

Baca juga: Janda Kaya asal Tasik Ini Tertipu Pengangguran yang Mengaku Polisi Polda Jateng, Habis Ratusan Juta

"Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, semoga kita bisa hidup normal seperti biasa," ucapnya.

Saat disinggung bagaimana rasanya setelah divaksin booster, dirinya mengakui biasa saja belum merasakan adanya reaksi.

"Belum terasa ya, mungkin nanti agak lambat biasanya siang," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved