Breaking News:

Rumahnya Porak-poranda Disambar Petir, Satu Keluarga di Ciamis Luput dari Maut

Kondisi rumah korban usai disambar petir itu seperti kapal pecah. Air hujan yang turun langsung masuk rumah karena bagian atapnya dan plafon bolong

Penulis: Andri M Dani | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Dok Pusdalops BPBD Ciamis
Disambar petir- Rumah yang dihuni keluarga Ismael Soleh (53) porak-poranda disambar petir di Dusun Seda Kidul RT 01/06, Desa Padamulya Cihaurbeut, Ciamis, Senin (10/1) pukul 15.30 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS- Rumah Ismael Soleh (53) porak-poranda diterjang sambaran petir di Dusun Seda Kidul RT 01/06, Desa Padamulya, Cihaurbeuti Ciamis , Senin (10/1) pukul 15.30.

Waktu kejadian turun hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

Meski rumahnya porak-poranda, genting atap berhamburan, plafon tercabik-cabik demikian juga dinding rumah yang terbuat dari GRC, Ismael sekeluarga selamat, luput dari maut.

“Waktu kejadian, Ismael lagi bekerja di rumah warga di RT di kampung yang sama. Istri nya dan seorang anaknya, sedang “nganjang” (main bertamu) ke rumah tetangga,” ujar Kades Padamulya, Enjang Haerudin, kepada Tribun Jabar, Selasa (11/1).

 Jadi  waktu terjadi “kabentar gelap “ (sambaran petir) tersebut, ucapnya, rumah itu sedang kosong. Tidak ada yang sedang berada di rumah.

“Tidak kebayang kalau ada yang sedang di rumah. Mungkin lagi cerita. Rumah kondisinya porak-poranda. Genting atap, plafon porak-poranda. Listrik dan barang elektronik rusak,” katanya.

Baca juga: Tiba-tiba Hujan Deras, 4 Nelayan Mati Tragis Disambar Petir di Tengah Laut

Kondisi rumah korban usai disambar petir Senin sore tersebut seperti kapal pecah. Air hujan yang turun langsung masuk rumah karena bagian atapnya dan plafonnya sudah bolong-bolong. Genting atap berhamburan.

“Puing-puing bekas sambaran petir sudah dibersihkan. Sekarang korban terpaksa mengungsi ke rumah keluarganya di kampung yang sama. Sejumlah perabot juga dibawa ke rumah korban mengungsi. Petugas dari BPDB Ciamis sudah datang ke lokasi dan memberikan bantuan berupa sembako serta sembako,” ujar Enjang.

Ismael Saleh, ucapnya, sehari-hari bekerja sebagai buruh tani, pernah menjabat sebagai Ketua RW 06 Dusun Seda Kidul Padamulya.

Dusun Seda Kidul termasuk kampung yang mengalami kerusakan yang cukup parah ketika Desa Padamulya diterjang banjir bandang pada Maret  2011 yang telah menewaskan 2 orang warga serta 200 rumah rusak.

Menyusul petir menyambar rumah Ismael Soleh di Desa Padamulya tersebut, petugas BPBD Ciamis Senin (10/1) petang langsung mendatangi lokasi kejadian.

Mereka bergotong-royong bersama warga mengevakuasi puing-puing bekas sambaran petir. “Serta menyerahkan batuan, langsung tadi malam juga,” ujar Kabid Darlog BPBD Ciamis, Memet Hikmat, kepada Tribun Jabar.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved